Awasi Anggaran Rp 48 M, PDAM Batu Minta Bantuan Kejaksa

Selasa, 20 Februari 2018  22:29

Awasi Anggaran Rp 48 M, PDAM Batu Minta Bantuan Kejaksa
BATU (BM) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Batu bakal membuat museum air. Oleh karena itu, PDAM Kota Batu meminta bantuan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu terkait pendampingan hukum proyek tersebut. Pendampingan hukum ini diperlukan karena dalam pelaksanaannya nanti melibatkan pihak ketiga dan pihak Pemkot Batu.

Hal itu dikatakan Dirut PDAM Kota Batu, Zuneidi, saat melakukan Perpanjangan MOU antara PDAM Kota Batu dengan Kejari Kota Batu, di kantor Kejari Kota Batu, Selasa (20/2). Dikatakannya, tidak hanya dalam bantuan hukum saja, tetapi juga untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

"Pastinya kan nanti kami butuh namanya legalitas kemasan untuk mengembangkan air ini sebagai usaha. Terlebih, nanti melibatkan pihak ketiga atau tidak, kami tetap butuh yang namanya pendampingan dari Kejaksaan," katanya.

Dia berharap, dalam pendampingan dari Kejari ini ada pemahaman yang diberikan dari Kejari untuk masyarakat. Seperti halnya kejadian pengambilan air PDAM ilegal yang pernah dilakukan warga Desa Oro-Oro Ombo tahun 2017.

Hal semacam itu yang masih harus ditekankan di masyarakat, karena sejauh ini masih banyak pengambilan air secara ilegal yang dilakukan masyarakat karena ketidaktahuan. "Makanya sebelum beranjak jauh, kami menegaskan ke masyarakat tentang hukum air. Bahwa itu bisa ditindakpidanakan. Harus ditertibkan terlebih dahulu," imbuhnya.

Kajari Kota Batu, Nur Chusniah mengatakan, kerjasama dengan PDAM ini sangat penting, karena dilihat dari segi peningkatan kesadaran ke masyarakat tentang hukum air. Ia menyatakan apalagi ada perkiraan anggaran sebesar Rp 48 miliar yang akan digunakan untuk PDAM Kota Batu. "Pastinya kan nanti ada penyertaan laba, nah di sisi ini yang akan didampingi. Ini juga perpanjangan MOU kedua sejak 2017," kata Nur.

Ia menyatakan, TP4D ini nanti juga dibutuhkan untuk mendampingi PDAM Kota Batu. Nur menambahkan, tahun ini juga Kejari Batu juga akan lebih meningkatkan dalam penekanan ke masyarakat  tentang penggunaan air. Semisal penggunaan air secara ilegal bisa dikenakan tuntutan. "Apalagi kan nanti ada museumnya. Ini baru, bagaimana pemanfaatan air harus ada edukasinya," imbuh Nur. (bt/eka/udi)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>