Wabup Trenggalek Tutup Gerakan Sejuta Biopori

Kamis, 18 Januari 2018  22:24

Wabup Trenggalek Tutup Gerakan Sejuta Biopori
TRENGGALEK (BM) - Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Trenggalek berupaya mengurangi risiko banjir dengan meningkatkan daya resap tanah terhadap air. Hal tersebut dilakukan dengan membuat lubang resapan biopori yaitu lubang yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah yang dimaksudkan untuk meningkatkan daya resap air sehingga mampu mengurangi genangan air.

Melalui Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur menggagas Gerakan Sejuta Biopori bertempat Kabupaten Trenggalek sebanyak kurang lebih 7.000 lubang resapan biopori telah dibuat dan tersebar di seluruh wilayah Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se-Kabupaten Trenggalek, Rabu (17/1).

Dikatakan Wakil Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin, manfaat adanya lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai resapan air, lubang biopori juga dapat dimanfaatkan untuk penanganan limbah organik, peningkatan kesehatan tanah, serta mengatasi banjir di musim penghujan dan kekeringan di musim kemarau. “Sekaligus akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang menjadi tujuan akhir dari semua kegiatan pembangunan,” ungkapnya.

Ditambahkan Arifin, keberhasilan gerakan ini tidak diukur dari banyaknya lubang biopori yang dibuat, melainkan seberapa besar manfaat yang ditimbulkan dari adanya lubang biopori tersebut. Ada kurang lebih 7.000 lubang resapan biopori telah dibuat dan tersebar di seluruh wilayah Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se-Kabupaten Trenggalek. (ko/udi)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>