Tujuh Toko di Pasar Besar Wage Tulungagung Ludes Terbakar

Kamis, 10 Agustus 2017  15:32

Tujuh Toko di Pasar Besar Wage Tulungagung Ludes Terbakar
TULUNGAGUNG (BM) - Kebakaran kembali terjadi di Tulungagung. Kali ini, kobaran api meludeskan sejumlah toko di Pasar Besar Wage Jalan WR Supratman, Kamis (10/8) pagi.

Kebakaran pertama kali terjadi di Toko Aneka Ria yang menjual bahan-bahan kimia seperti aerosol, minyak angin dan obat nyamuk spray. Toko yang terdiri 3 lantai itu, ludes terbakar. Awalnya, api terlihat dari lantai 3 kemudian merembat ke lantai 2 dan 1.

Sempat terdengar ledakan dari lantai 2 dan 3 yang diduga berasal dari aerosol berbahan spray yang banyak dijual di toko tersebut. "Begitu terjadi ledakan api langsung berkobar," tutur Joko, seorang saksi mata yang bertugas menjaga parkiran di depan Pasar Wage.

Kobaran api yang cepat membesar, selanjutnya merembet ke Toko Mega Ria yang menjual sepatu booth berbahan karet, tepat di sebelah Toko Aneka Ria. Tak lama berselang, beberapa toko lainnya di kompleks pasar besar itu juga ikut terbakar. Sedikitnya tujuh toko yang terbakar.

Sebanyak sembilan unit mobil PMK dan didukung belasan mobil tangki air dikerahkan untuk memadamkan si jago merah yang semakin berkobar. Selain melakuka pemadaman, petugas PMK juga melakukan blokade dengan menyemprotkan air dari lantai atas ruko yang ada di sisi selatan titik enam toko yang terbakar agar tidak semakin merembet ke lainnya.

Sementara petugas kepolisian, Satpol PP juga sudah bersiaga di lokasi untuk melakukan pengamanan dan agar masyarakat tidak mendekat ke lokasi kebakaran. Sementara proses pemadaman terus dilakukan, ratusan pedagang di Pasar Besar Wage mengemasi seluruh barang dagangannya yang ada di dalam pasar.

Saat kebakaran terjadi, di dalam toko sudah ada aktivitas sehingga karyawan langsung berhamburan keluar saat mulai muncul api. Bahkan satu pemilik toko yang terkena penyakit stroke dievakuasi dengan menggunakan kursi roda.

Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untuk kerugian diperkirakan diperkirakan hingga miliaran rupiah.

Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, saat berada di lokasi kejadian mengatakan, kebakaran diduga akibat konsleting arus listrik dari salah satu toko. "Ini tadi awalnya ada pemadaman listrik, kemudian menyalakan genset, setelah itu listrik PLN kembali hidup, sehingga terjadi konsleting dan terbakar," ungkapnya.

Kapolres Tulungagung, AKBP Yong Ferydjon mengatakan, saat ini polisi berusaha melakukan sterilisasi lokasi kejadian, karena banyak warga yang ingin mendekat. "Sementara kami amankan dulu lokasi, saya juga sudah koordinasi dengan Kapolres Kota Kediri untuk minta bantuan mobil pemadam dari Gudang Garam, ini damkarnya baru sampai," ujarnya. (nt/det/udi)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>