Bapemas Gelar Rakor Dan FGD Jalin Matra

Selasa, 13 Desember 2016  19:37

Bapemas Gelar Rakor Dan FGD Jalin Matra

Kepala Bapamas Kabupaten Sampang, Amiruddin, saat memberi penjelasan terkait pelaksanaan Program Jalin Matra.

SAMPANG (BM) – Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Sampang terus melakukan rapat kordinasi (rakor) untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Jalin Matra.

Kepala Bapemas Kabupaten Sampang, Amiruddin mengatakan, langkah itu dilakukan dalam rangka melihat hasil kegiatan pelaksanaan Program Jalin Matra tahun anggaran 2016 sekaligus untuk mengetahui seberapa jauh pelaksanaannya.
 
“Monitoring dan evaluasi dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggung jawaban sampai pelestarian. Untuk itu, perlu adanya rakor dan Focus Group Distruction (FGD),” kata Amiruddin, Selasa (13/12).
 
Lebih lanjut dijelaskan Amiruddin, rakor dan FGD Program Jalin Matra juga dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya tetap pada prinsip-prinsip dasar yang ditetapkan yakni tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat manfaat.
 
"Dari rakor ini juga dapat mendeteksi masalah dan kendala yang terjadi di masing-masing desa lokasi program tersebut dan mencari solusi terbaik dengan risiko terkecil yang paling aman," ujarnya.
 
Dikatakan pula, FGD diadakan sangat penting dan strategis karena dalam kegiatan ini merupakan proses pengumpulan data informasi suatu masalah tertentu yang spesifik melalui diskusi terarah melalui wawancara atau brain storming dari kelompok kecil penerima manfaat. 
 
"Tujuannya untuk memperoleh masukan atau saran maupun informasi mengenai suatu masalah yang bersifat lokal dan spesifik dengan penyelesaian tertentu," jelasnya. 
 
Dalam pedoman umum Program Jalin Matra Bantuan RTSM disebutkan, ada tiga kriteria selain kriteria umum, yakni rumah tangga status kesejahteraan 5% terendah sebagaimana klasifikasi yang ditetapkan TNP2K yang bersumber dari Basis Data Terpadu PPLS 11 dan termuat dalam dokumen data by name & by address. Anggota rumah tangga (ART) minimal 2 orang (Kepala Rumah Tangga termasuk ART) dan RTSM dalam 1 desa minimal 10 RTSM.
 
Lokasi Jalin Matra Bantuan RTSM itu ditentukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan mempertimbangkan usulan dari Pemerintah Kabupaten. Hingga 2018, sebanyak 42.857 RTSM target program itu tersebar di 398 desa pada 164 kecamatan di 28 kabupaten.
 
Tahun lalu, telah dilakukan pilot project Jalin Matra Bantuan RTSM pada 10 kabupaten, di 33 desa melalui mekanisme pembiayaan Bantuan Keuangan Khusus kepada pemerintah desa. Selanjutnya, pemerintah desa memberikan bantuan kepada 2.961 RTSM.

Berdasarkan evaluasi tim, pada pelaksanaan pilot project itu ditemukan fakta bahwa PPLS 11 telah terjadi beberapa perubahan yang tidak lagi sesuai dengan kondisi riil saat ini, sehingga perlu dilakukan verifikasi pemerintah desa.
 
Hasil evaluasi juga menunjukkan, bantuan kepada RTSM 100% telah diterima dan termanfaatkan sesuai dengan identifikasi kebutuhan RTSM, sehingga Program Jalin Matra Bantuan RTSM layak untuk dilanjutkan secara multi years, dengan memperhatikan kesesuaian aspek teknis dan kearifan lokal. (adv/sf)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>