Mudik Lebaran

Selasa, 20 Juni 2017  19:00

Mudik Lebaran

Tajuk 21 Juni 2017

Kemarin, hari ini, dan beberapa hari ke depan rakyat Indonesia yang mayoritas muslim, telah banyak yang melakukan perjalanan pulang kampung alias mudik dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri yang jatuh pada 25-26 Juni 2017 mendatang. Pelabuhan Tanjung Perak, Bandara Juanda, Terminal Purabaya Bungurasih, dan sejumlah stasiun kereta api dipastikan bakal dibanjiri arus penumpang mudik lebaran.
 
Tradisi turun-temurun itu, tentunya memiliki nilai budaya, nilai sosial, dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh rakyat Indonesia, terkhusus masyarakat muslim. Geliat warga sejak Ramadan tiba, hingga datangnya hari Raya Idul Fitri telah banyak mempengaruhi perilaku masyarakat. Mulai dari ritual keagamaan yang semakin marak, hingga munculnya budaya konsumtif terhadap kebutuhan sehari-hari, dari yang sederhana hingga kebutuhan barang mewah.
 
Selain itu, salah satu hal yang mencolok adalah, bahwasanya hampir semua masyarakat yang melakukan mudik lebaran ke kampung halamannya membawa sejumlah harta benda yang lebih banyak dibanding hari-hari biasa. Sehingga dapat dipastikan, secara ekonomi, peredaran uang bakal membanjir di daerah-daerah di mana mereka berkumpul keluarga. Yang dampaknya, bisa menggerakkan perekonomian daerah.
 
Masih banyak fenomena menarik,  yang bisa kita cermati atas perubahan perilaku yang sudah menjadi budaya bangsa Indonesia tersebut. Yang tentunya, banyak pula yang semestinya bisa kita manfaatkan untuk sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Banyak hikmah yang bisa diambil dari kejadian-kejadian yang berjalan secara otomatis tersebut.

Sebagian besar masyarakat Indonesia, secara umum, menyambut keadaan ini dengan kegembiraan, baik yang terekpresikan maupun yang hanya dirasakan dalam hati dan perasaan.
 
Pemerintah melalui instansi terkait, maupun perusahaan swasta, hingga perseorangan, berlomba-lomba membangun kebersamaan dengan berbagai cara. Ada yang memberikan bingkisan, ada yang memberikan hadiah-hadiah, serta ada yang mengadakan acara mudik gratis.
 
Momen seperti ini, di mana hampir seluruh masyarakat, tanpa membedakan dari golongan mana, secara sengaja ataupun tak sengaja telah menjalin kerukunan dan kebersamaan yang tak ternilai harganya, yang tak mudah diciptakan di hari-hari yang lain.
 
Karenanya, siapapun, yang selama ini mengaku cinta NKRI, cinta terhadap Pancasila dan kebhinekaan, sudah saatnya bisa merenungkan dan mengambil hikmah atas keadaan yang sangat kondusif ini. Hendaknya bisa menyegarkan kembali semangat kita, untuk membangun kebersamaan di tengah ancaman perpecahan yang belakangan muncul.
 
Tak ada gading yang tak retak, setiap manusia memiliki kekurangan dan kesalahan. Menyadari hal itu, serta menyambut datangnya hari raya Idul Fitri, semoga kita semua bisa saling memaafkan, hingga terjalin rasa kesepahaman antar sesama. Selamat mudik lebaran, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Totok Hartana
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>