Bangun ICM, Pelindo III Persingkat Arus Kontainer

Jumat, 08 April 2018  19:37

Bangun ICM, Pelindo III Persingkat Arus Kontainer

Pembangunan Integrated Container Movers (ICM) di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak akan mempersingkat pemindahan kontainer

JAKARTA(BM)- PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) segera memulai pembangunan Integrated Container Movers (ICM) di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dalam 1-2 bulan mendatang. ICM memungkinkan perpindahan kontainer antar terminal hanya dalam waktu 20 menit. Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Ari Askhara mengatakan konstruksi ICM akan dibuat seperti kereta layang (sky train) diatas perairan Selat Madura sehingga perpindahan kontainer antar terminal di Pelabuhan Tanjung Perak tidak lagi menggunakan truk lewat jalur darat. Groundbreaking dijadwalkan pada Mei 2018 atau Juni 2018.

Dia menambahkan ICM menjadi terobosan yang akan memangkas waktu dan biaya pergerakan kontainer."Penggunaan truk akan jauh berkurang. Biasanya [dengan menggunakan truk] 8 jam, sekarang [dengan ICM] hanya 20 menit," ujar Ari. Di Pelabuhan Tanjung Perak terdapat 13 dermaga, mulai dari Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS), Terminal Jamrud, hingga Terminal Teluk Lamong. Saat ini, kontainer dari Terminal Teluk Lamong harus melewati jalan darat memutar sekitar 15 km untuk sampai di 11 dermaga lain di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dia mengungkapkan pemilik barang dan perusahaan pelayaran bisa berhemat karena moda angkutan ICM menggunakan kereta yang tidak memiliki hambatan lalu lintas seperti angkutan darat. Penggunaan ICM, biaya angkut kontainer diperkirakan mencapai Rp350.000 atau hampir tiga kali lebih murah dibandingkan menggunakan truk.Menurut Ari, Pelindo III bakal menjadi perusahaan pertama yang menerapkan teknologi ICM di Indonesia. Bahkan, penggunaan ICM yang dibangun diatas laut menjadi yang pertama di dunia.

Dia menuturkan teknologi ICM saat ini digunakan DP World di Pelabuhan Jebel Ali, Uni Emirat Arab. Pelindo III menggandeng perusahaan asal Belarusia untuk menggarap proyek ICM senilai Rp2,3 triliun. Konstruksi diperkirakan rampung dalam 18 bulan setelah groundbreaking. Rencananya, Pelindo III akan memegang hak paten ICM bersama mitranya dengan komposisi 50:50.

Proyek ICM menjadi salah satu proyek strategis perseroan di 2018. Secara keseluruhan, Pelindo III mengalokasikan Rp12 triliun untuk ekspansi tahun ini.Belanja modal sebagian besar bakal dipenuhi dari penerbitan surat utang global dengan nilai emisi hingga US$1 miliar atau sekitar Rp13,7 triliun.(nas/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>