Genjot Ekspor, Sedan Tak Lagi Kena PPnBM

Senin, 12 Februari 2018  23:45

Genjot Ekspor, Sedan Tak Lagi Kena PPnBM

Pemangkasan PPnBM diharapkan dapat memacu ekspor sedan

Surabaya(BM)-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai revisi perpajakan agar sedan tidak dimasukkan lagi ke dalam kategori kendaraan mewah. Draf usulan tersebut telah dikirimkan tahun lalu dan diharapkan bisa dirampungkan Kemenkeu tahun ini. "Kami ingin merevisi struktur perpajakan industri automotif, termasuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Kami berharap untuk sedan tidak lagi jadi barang mewah," ucap Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, kemarin

Menperin berharap, dikeluarkannya sedan dari kategori barang mewah, produsen automotif nasional akan semakin banyak memproduksi jenis kendaraan ini untuk kebutuhan pasar ekspor. "Salah satu sasarannya adalah Australia, karena pabrik mobil disana sudah banyak tutup. Nah, ini kesempatan yang bagus bagi Indonesia untuk masuk di pasar Australia," paparnya.

Ditambahkan, jika tarif  PPnBM sedan bisa diturunkan dan setara dengan produk mobil jenis lain, harga jualnya akan lebih terjangkau untuk pasar Indonesia. Saat ini, sedan kecil dengan kapasitas mesin 1.500 cc dikenakan PPnBM 30%. Sedangkan jenis mobil lainnya, seperti mobil penumpang serbaguna (MPV) dengan kapasitas mesin yang sama, hanya dikenakan PPnBM 10%.

Sebelumnya, Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menegaskan, kebijakan revisi PPnBM sedan secara lebih luas bisa memacu industri automotif untuk mengembangkan fasilitas produksi sedan. Dalam jangka pendek, menurutnya kebijakan baru atas PPnBM itu tidak terasa, tetapi dalam jangka panjang akan sangat bermanfaat. "Kebijakan itu tentu memberikan dukungan positif kepada industri untuk bertumbuh," ujarnya. (sur/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>