PTPN XI Bersama Petani Tanam Tebu di Lahan 7 Hektar

Sabtu, 07 Juli 2018  18:40

PTPN XI Bersama Petani Tanam Tebu di Lahan 7 Hektar
BALI (BM)  - Minggu (7/7) Gubernur Bali I Made Mangku Pastika bersama petani tebu dan PTPN XI melakukan penanaman tebu di lahan seluas 7 hektar. Kegiatan tersebut digelar di Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, dengan tujuan sebagai tindak lanjut pengembangan industri gula di Bali.
 
 
 
Selain penanaman tebu bersama kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Koperasi Agro Tani Mandiri dengan PTPN XI PG  Assembagoes Terkait penggunaan dan pemanfaatan lahan pertanian di provinsi Bali untuk kegiatan budi daya tebu guna mendukung ketahanan pangan.
 
 
"Gerakan ini memanfaatkan lahan yang relatif kering, yang selama ini kurang produktif untuk budidaya tebu sehingga bisa memberikan konstribusi positif bagi pembangunan ekonomi kesejahteraan masyarakat," terang Gubernur Bali I Made Mangku Pastika di sela-sela kegiatan tersebut.
 
 
INTEGRASI DENGAN PETERNAKAN
 
 
Lahan yang terletak di Buleleng tersebut sesuai analisa cocok untuk ditanami tebu dan pengembangan peternakan sebagai usaha sampingan.
 
"Sepintas saya bertanya mungkinkah ini bisa diintegrasikan dengan peternakan dan ternyata sangat memungkinkan. Oleh karena itu kita tidak berhenti hanya menanam tebu. Jadi pemerintah daerah akan mendukung dengan peternakan. Tidak hanya menanam tebu saja, menanam tebu utamanya tetapi kegiatan sampingan yang tidak kalah pentingnya adalah peternakan. Rencana ini harus disusun dengan matang. Sekarang kita tanam, tahun depan memasuki masa panen, daunnya bisa sebagai pakan ternak " terangnya lebih lanjut.
 
 
Pihaknya berharap  masyarakat Buleleng bukan hanya bisa menanam tebu tetapi juga bisa beternak, sehingga juga mendukung program nasional untuk pemenuhan protein hewani. "Kami harap masyarakat juga bisa beternak sehingga bisa mensuport program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Belum lagi pupuknya, bisa kita gunakan pupuk organiknya , baik untuk tanaman tebu itu sendiri maupun untuk lahan-lahan lain. kita harapkan daerah ini menjadi hijau dan subur, itu dampak kedepannya. Sekarang bagaimana para petani bisa bekerja dengan sungguh-sungguh dan semangat tinggi serta berharap pihak PTPN XI betul-betul membimbing, mendukung  membantu meningkatkan kesejahteraan para petani,"  harapnya.
 
 
Sementara itu, Direktur Komersil PT Perkebunan Nusantara XI Sucipto Prayitno mengatakan bahwa hingga saat ini lahan seluas 48,5 hektar yg sudah tertanami sedangkan yang proses land clearing sebesar 300 hektar. "Kami berharap tahun ini di Kecamatan Gerokgak ini bisa ditanami tebu dengan luasan 1.200 hektar. Total lahan rencana tahun depan  dibuka lahan baru seluas 4.000 hektar di Buleleng."
 
 
 
PTPN XI akan membantu dengan menyediakan bibit dan bimbingan teknis di lapangan. "Kami mendukung gerakan tanam tebu ini, dengan menyediakan bibit berkualitas dan bimbingan teknis di lapanganan. Hal ini merupakan upaya untuk menambah luas lahan tebu dan mencapai swasembada gula nasional," pungkasnya.
 
 
Sementara itu menurut analisa apabila Bali mempunyai lebih dari 4.000 hektar lahan tebu maka memungkinkan untuk mendirikan pabrik gula untuk mengolah hasil panen tebu di Bali. Diharapkan bisa membuat pabrik gula sendiri di Bali, dan itu mudah-mudahan itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Selain Gubernur Bali dan Direktur Komersil PTPN XI, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Perkebunan kementrian pertanian RI,  Direktur Tanaman Semusim dan rempah Direktorat Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian RI, Forpimda Buleleng, kadinas pertanian kab. Buleleng, Forpimda Gerokgak, para kepala desa di Kecamatan Gerokgak, dan para kelompok tani se-Buleleng. (Era)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>