Perangkat Desa Tuntut Jadi PNS

Selasa, 24 Oktober 2017  19:08

Perangkat Desa Tuntut Jadi PNS

Sejumlah perangkat desa menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Selasa (24/10).

Jakarta (BM) - Massa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Daerah Indonesia (PPDI) melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Mereka menuntut diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Pantauan di depan Taman Pandang Istana, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017), melakukan orasi sejak pukul 09.00 WIB hingga sore hari.

"Massa dari pagi, sekitar pukul 09.00 WIB," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKPB Asep Guntur di lokasi.

Massa memenuhi lokasi mengenakan pakaian kerja mereka berwarna cokelat. Massa juga tampak hadir dari berbagai wilayah Kota dan Kabupaten se-Indonesia.

Massa juga melakukan selawatan dan pengajian di sekitaran Taman Pandang. Diselingi orasi, massa meminta diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Sudah disampaikan tadi, tetap menuntut PNS. Kita datang ke sini butuh kepastian, bukan janji terus. Katanya tadi didiskusikan sampai kapan? Kita mau kepastian," kata seorang orator yang berada di atas mobil komando.

Orasi dari massa ini tidak mengganggu lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat. Jalan Merdeka Barat masih dibuka di kedua lajurnya, baik dari arah Patung Kuda maupun arah Istana.

Aksi massa sempat beristirahat sekitar satu jam, dan kemudian berlanjut lagi. Aksi bahkan memanas saat koordinator massa meminta pengunjuk rasa mencoba menggoyang-goyangkan kawat berduri yang dipasang membatasi pergerakan massa, agar hanya berada di depan pintu gerbang Monumen Nasional (MOnas) dan areal dalam Monas.

"Coba saudara-saudara sekalian pegang itu pagar, coba digoyang-goyang. Apakah cukup kuat," ujar koordinator lapangan aksi massa Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Gatot Suyatman di depan Istana Negara.

Permintaan dikemukakan Gatot untuk mengatahui kekuatan pagar berduri tersebut. Karena jika hingga dua jam ke depan tidak ada informasi positif dari dalam Istana terkait tuntutan massa, maka mereka siap merangsek hingga ke pagar depan Istana Negara yang terletak di depan Jalan Medan Merdeka Utara.

"Perangkat desa juga manusia, punya batas-batas kesabaran," ucapnya.

Tak berapa lama setelah mengemukakan pandangan tersebut, Gatot kemudian mengaku telah menerima informasi terbaru. Bahwa tim PPDI yang diterima perwakilan Istana, tengah melakukan penandatanganan nota kesepahaman. Namun seperti apa isi dari nota tersebut belum diketahui secara pasti.

"Kami mendapat informasi di dalam akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman. Tapi intinya kami meminta agar ada solusi dari janji yang pernah dikemukakan Presiden Joko Widodo untuk mengangkat para perangkat desa sebagai PNS secara bertahap," pungkas Gatot. (det/jpn/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>