Turun ke Desa, Jokowi: Hati-hati Kepala Desanya Ditangkap

Rabu, 04 Oktober 2017  19:32

Turun ke Desa, Jokowi: Hati-hati Kepala Desanya Ditangkap

Empat prioritas program dana desa

Pandeglang (BM) – Presiden Joko Widodo mengunjungi Desa Muruy di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (04/10), untuk meresmikan pembangunan 326 embung yang akan dibangun di desa-desa di Pandeglang menjadi wujud keseriusan pemerintah dalam memacu produktivitas di pedesaan. Presiden juga akan melaksanakan gerakan penanaman jagung sebagai dukungan pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) di Pandeglang.

Saat bersilaturami dengan warga, Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala desa untuk berhati-hati dalam menggunakan dana desa. Jokowi menyebutkan, sampai saat ini ada 900 desa yang bermasalah dalam mengelola dana desa yang diberikan pemerintah pusat setiap tahunnya.

"Hati-hati. Kepala desanya ditangkap. Saya enggak nakut-nakuti," kata Jokowi saat bersilaturahim dengan masyarakat di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (4/10/2017).

Jokowi mengatakan, selama tiga tahun, pemerintahannya sudah mengucurkan dana desa sebesar Rp 127 triliun.

Dana desa juga selalu meningkat dari Rp 20 triliun di tahun pertama, menjadi Rp 40 Triliun di tahun kedua dan Rp 60 Triliun di tahun ketiga. Dana tersebut dibagikan ke 74.000 desa yang ada di Indonesia.

"Setiap desa tahun pertama kira-kira Rp 300 juta-an, tahun kedua Rp 600 juta-an, tahun ketiga 800 juta-an. Dapat uang segitu gedenya, kalau tidak beri kesejahteraan di desa itu pasti ada yang salah. Ada sesuatu pasti di situ," kata Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini juga berharap dana desa yang diberikan pemerintah bisa tetap berada di desa, tidak kembali lagi ke pusat.

Oleh karena itu, Jokowi meminta agar setiap pembangunan proyek infrastruktur bisa menggunakan bahan baku hingga sumber daya manusia yang ada di desa.

Jokowi mengatakan, dana desa bisa digunakan untuk membangun jalan, jembatan, embung, hingga irigasi.

"Yang tidak boleh hanya satu. Jangan ada yang ngantongi untuk kepentingan pribadi," tegas Jokowi.

Jokowi meminta semua pihak mengawasi penggunaan dana desa. Ini supaya dana desa bisa tersalurkan dengan baik.

"Saya minta tidak hanya aparat (yang mengawasi). Yang penting semua masyarakat harus mengawasi agar dana desa memiliki manfaat di desa-desa," ajak Jokowi.

Bupati Pandeglang Irna Narulita yang hadir di acara tersebut mengatakan, bahwa kunjungan Jokowi merupakan yang keempat kalinya ke Kabupaten Pandeglang. Masyarakat semakin antusias menyambut Jokowi. Pantauan detikcom, dari jalanan menuju lokasi, anak-anak sekolah antusias menanti lewatnya mobil Jokowi.

Di lokasi acara, yakni di dekat embung desa, ribuan warga berkumpul meski mendung dan akhirnya turun hujan. Embung di sini juga hasil penggunaan dana desa.

"Ada 326 embung desa di Kabupaten Pandeglang yang bisa mengairi sawah. Kabupaten ini adalah lumbung padi Banten," kata Irna.  (kom/det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>