DPRD Gresik setujui Pembangunan Islamic Center

Kamis, 29 November 2018  19:04

DPRD Gresik setujui Pembangunan Islamic Center

Rapat Paripurna Pandangan Akhir (PA) Fraksi

GRESIK(BM) Rapat Paripurna DPRD Gresik akhirnya menyetujui alokasi anggaran pembangunan Islamic Center yang diusulkan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto  pada APBD 2019. Persetujuan itu diputuskan dalam Rapat Pandangan Akhir (PA) Fraksi & Pengambilan Keputusan Terhadap Nota APBD Tahun Anggaran 2019, pada Kamis kemarin (29/11).Keputusan diambil secara musyawarah. Sejumlah Fraksi yang dalam PA menolak pembangunan Islamic Center akhirnya menyetujui dengan syarat, seperti yang disampaikan Fraksi PAN."Karena ini proyek besar, Feasibility Study (FS) harus disampaikan terlebih dahulu ke DPRD Kabupaten Gresik," ujar Faqih Usman, Anggota Fraksi PAN.Selain PAN, Fraksi yang awalnya menolak pembangunan Islamic Center adalah Fraksi PDI Perjuangan. Jumanto, Anggota Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan, Fraksinya menolak dana pembangunan Islamic Center dianggarkan dalam APBD 2019 karena sampai detik ini, lahan untuk Islamic Center belum ditentukan dan disampaikan ke DPRD Gresik. Namun ia harus menerima keputusan rapat karena sebagian besar Fraksi menyetujui jika anggaran pembangunan Islamic Center dialokasikan dalam APBD 2019.

Nur Qolib, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik sekaligus Pimpinan Paripurna akhirnya memutuskan jika rapat menyetujui dana pembangunan Islamic Center dianggarkan dalam APBD 2019 dengan catatan FS harus disampaikan ke DPRD Gresik terlebih dahulu.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Nur Saidah membenarkan jika pembangunan Islamic Center tidak boleh dilaksanakan sebelum FS dipenuhi dulu. Namun dia juga mengungkapkan dana untuk FS tidak dianggarkan dalam APBD 2019. Nur Saidah memperkirakan kebutuhan dana FS untuk proyek sekelas Islamic Center sekitar Rp500 juta hingga Rp700 juta.
Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim dikonfirmasi menyampaikan terimakasih kepada DPRD Gresik karena0 telah menyetujui usulan anggaran Bupati Gresik untuk membangun Islamic Center pada tahun 2019.Terkait FS, ia memastikan akan menyampaikannya ke DPRD. "Sudah menjadi prosedur sebuah proyek harus melalui Feasibility Study. Pasti nanti kita sampaikan," ujarnya. Sementara itu saat ini memang Pemkab Gresik belum menyampaikan lahan untuk pembangunannya, tapi pihaknya sudah memiliki gambaran, yaitu berada di wilayah Gresik Selatan, tepatnya di Kecamatan Balong Panggang.Pembangunan Islamic Center merupakan proyek multiyears dengan total anggaran Rp35 miliar. Pembangunan tahap awal atau tahun 2019 dianggarkan Rp20 miliar, sedangkan Rp15 miliar sisanya akan dianggarkan di tahun-tahun berikutnya.(Ron)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>