Sejarawan Sebut Desa Di Gresik ini Dulunya Jalur Rempah2
Ketua Umum Lesbumi PBNU, Prof. Dr. K. Ng. H. Agus Sunyoto saat menhadiri undangan sedekah Bumi di DEsa Sambipondok
By: choiron86
10 Sept 2019 23:40
 
 

GRESIK (BM)-Ketua Umum Lesbumi PBNU, Prof. Dr. K. Ng. H. Agus Sunyoto, mengungkap sebuah fakta sejarah, bahwa Desa Sambipondok zaman dulu mempunyai peranan penting sebagai jalur perdagangan rempah-rempah.

Bahkan, desa di Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik ini ditengarai sebagai pos terakhir pemeriksaan hasil rempah-rempah sebelum dikirim ke berbagai daerah dan negara.

Hal itu ceritakan oleh sejarawana NU ini saat Sedekah Bumi Desa Sambipondok, Selasa (10/9/2019).

Menurut K. Ng. H. Agus Sunyoto, penamaan Desa Sambipondok tak bisa dilepaskan dari perananya sebagai wilayah pemeriksaan rempah-rempah massa VOC.

"Sambipondok itu dari kata Sambi dan Pondok. Sambi itu artinya sementara. Sedangkan Pondok artinya tempat tinggal. Jadi, desa ini merupakan penginapan sementara sambil nunggu rempah-rempah diperiksa," terang Agus Sunyoto.

Namun, kata Sunyoto, nama Sambipondok termasuk nama baru. Sehingga tidak ditemukan dalam naskah-naskah kuno. "Disini dulu sekitar tahun 1886 M dinamakan daerah Pabobolan. Ada juru tiki, bagian memeriksa keaslian rempah-rempah," jelasnya dihadapan ratusan warga yang mengikuti acara sedekah bumi. (Khoiron)


Create Account



Log In Your Account