Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan

Selasa, 29 Mei 2018  20:43

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan

Malang (BM) - Mayat seorang pria ditemukan terkubur di lahan sengon Dusun Boro Jabung, Jabung, Kabupaten Malang, diduga merupakan korban pembunuhan. Korban teridentifikasi bernama Puji Astrianto (31), warga Jalan Bunga Srigading, Lowokwaru, Kota Malang.

Dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan telah ditangkap petugas Polres Malang, Jawa Timur. Kedua pelaku menjalani pemeriksaan intesif oleh penyidik Satreskrim Polres Malang.

Kapolres Malang  AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, jasad korban dikubur para pelaku sedalam 50 cm di tengah kebun sengon, Dusun Boro, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Jasad korban diautopsi di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang untuk mengetahui penyebab kematian.  Hasilnya seperti apa, Yade mengaku belum menerima laporan.

"Keterangan dari para saksi, sebelum hilang dan ditemukan tewas, korban diketahui bersama 3-4 orang. Saat ini sudah dua orang yang diamankan," kata Yade kepada wartawan Selasa (29/5/2018).

Yade belum dapat memastikan motif pembunuhan tersebut karena saat ini penyidik masih memeriksa para pelaku.

Untuk diketahui Selasa (29/5/2018) siang, warga Kecamatan Jabung, digegerkan dengan penemuan mayat di tengah kebun pohon Sengon. Korbannya, merupakan karyawan mini market, yang sudah berkeluarga dan memiliki dua anak balita.

"Sebelum hilang tiga hari, anak saya mendapatkan ancaman," kata Sulastri, ibu korban.

Bahkan, menurut keterangan para teman kerjanya. Korban sudah berpesan untuk diantar pulang, karena khawatir dengan keselamatannya. Kekhawatiran itu terbukti benar, dan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi setelah tiga hari menghilang.

Dari informasi yang dihimpun, korban diduga diculik dan dibunuh sebelum dikubur. Korban dikubur untuk menghilangkan jejak. \

Kasus ini diketahui dari hasil penyelidikan petugas Denpom V/3 Malang, usai menerima pelimpahan kasus kecelakaan di Jalan Bendungan Sutami, Kota Malang, Minggu (27/5/2018), dini hari.

Sebuah mobil Suzuki Carry nopol N 1193 CR terlibat kecelakaan dengan motor nopol S 4347 DM. Dalam kecelakaan itu, mobil Carry sampai menghantam warung yang berada di tepi jalan. Mobil tersebut diduga dikemudikan oleh pelaku, korban juga berada di dalam mobil saat kecelakaan.

"Jadi korban setiap harinya bekerja di sebuah toko modern di Jalan Raya Pakisaji, Kabupaten Malang. Diduga dijemput pelaku dan mengalami kecelakaan di Kota Malang," ungkap sumber.

Entah bagaimana ceritanya, korban bersama pelaku kemudian menghilang dari lokasi kecelakaan. Petugas dan warga kesulitan mengidentifikasi pengemudi dan penumpang mobil Carry.

"Sampai kasus diselidiki dan terungkap korban dikubur oleh pelaku," tandas sumber tersebut.

Dari penyelidikan petugas, kondisi korban dikubur kurang lebih sedalam 1 meter.

Pembongkaran kemudian dilakukan oleh petugas Inafis Polres Malang serta Denpom V/3 Malang. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) untuk dilakukan otopsi.

"Iya benar, ada penemuan mayat yang diduga mengarah kepada pembunuhan. Masih kami selidiki," ujar Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, Selasa (29/5/2018).

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polres Malang mengidentifikasi korban adalah Puji Astrianto (31), warga Jalan Bunga Srigading, Lowokwaru, Kota Malang.

"Untuk memastikan penyebab kematiannya akan dilakukan autopsi," kata Yade.

Pada Selasa (29/5) siang, petugas Inafis Polres Malang terlihat masih berada di kamar jenazah RSSA. Mereka dikabarkan tengah menunggu keluarga korban, sebelum dilakukan otopsi. Pantauan di lokasi, sejumlah petugas dari Denpom V/3 Malang juga terlihat di lokasi. Ada kabar mereka juga tengah menyelidiki kasus penemuan jenazah tersebut.

Dari Pantauan di RSSA, sejumlah anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI AD terlihat di Kamar Mayar (KM) RSSA, Kota Malang, Selasa (29/5/2018) sekitar pukul 12.15 wib.

Sebuah mobil PM juga terlihat parkir di halaman depan ruang kamar mayat.

Sebelumnya, sebuah ambulans relawan mengeluarkan mayat yang dibungkus. Saat dikeluarkan, bau menyengat langsung terasa.

Petugas segera memasukkan mayat dalam kantong. Beberapa menit kemudian, datang petugas dari kepolisian.

Petugas kepolisian terlihat berkoordinasi dengam petugas RSSA yang menjaga ruang kamar mayat. Setelah sekitar sejam, petugas dari Polres Malang keluar.

"Keteranganya nanti ya. Ini sedang diurus Denpom juga," kata seorang polisi, Selasa (29/5/2018).

Sedangkan dari informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan menyebutkan, mayat laki-laki yang sempat di kubur asal-asalan tersebut mengenakan jaket hitam dan celana hitam.

Evakuasi mayat laki laki yang belum diketahui identitasnya tersebut ditangani oleh DENPOM TNI AD.

Dari keterangan salah satu anggota Kepolisian di lapangan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jajaran Polsek Jabung dan Tim Identifikasi Polres Malang sebatas mengamankan lokasi dan evakuasi mayat.

"Kami hanya membantu mengevakuasi dan mengamankan lokasi, penanganan selanjutnya oleh DENPOM," katanya.

Menurutnya, usia kematian laki-laki tersebut diperkirakan sudah tiga hari. "Itu melihat dari tanda fisik dan bau yang menyengat," ujarnya.

Usai dilakukan proses evakuasi dan identifikasi, mayat laki-laki tersebut langsung dimasukan ke dalam kantung mayat dan di bawa ke RSSA Malang. (det/sur/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>