Bom Surabaya Jadi Sorotan Dunia

Sabtu, 13 Mei 2018  19:12

Bom Surabaya Jadi Sorotan Dunia

Jakarta (BM) – Sejumlah media asing ikut menyoroti aksi pengeboman yang terjadi di Surabaya.  CNN melansir berita pengeboman yang terjadi di tiga gereja yaitu Gereja Kristen Indonesia Surabaya, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Minggu (13/5/2018).

Media yang berasal dari Amerika Serikat tersebut menyoroti tewasnya sejumlah korban akibat ledakan di tiga gereja tersebut.

Sementara itu, Reuters memberitakan pengeboman yang terjadi pada tiga gereja diduga pelakunya adalah jaringan ISIS. Reuters memberitakan Indonesia merupakan negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia yang menjadi tempat kebangkitan pelaku aksi teror yang terinspirasi ISIS.

Reuters juga memberitakan mengenai dugaan aksi teror tersebut yang merupakan bagian dari bom bunuh diri. Indonesia disebut mengalami kenaikan aksi teror usai tragedi 9/11 pada tahun 2001 lalu.

Media asal Inggris, The Telegraph menuliskan artikel 'Bom Mematikan Serang 3 Gereja di Surabaya, Indonesia' (Deadly bomb attacks target three churches in Indonesia's city of Surabaya).

Laman Inggris lainnya, Express menuliskan 'Teror 3 Bom Ledakkan 3 Gereja Indonesia sebabkan Kerusakan Parah' (Terror as bombs EXPLODE at THREE Indonesian churches causing MULTIPLE FATALITIES).

Sementara Itu, Arabnews.com, pagi tadi menuliskan laporan, '8 Tewas, 40 Terluka dalam Insiden Bom ke 3 Gereja di Indonesia' (8 dead, nearly 40 wounded as bombs hit 3 Indonesian churches).

Tak hanya media, diplomat internasional juga bersimpati terhadap para korban serangan keji ini. Kedutaan Amerika Serikat di Indonesia juga telah mengutuk keras aksi teror yang terjadi. Pihak kedutaan melalui website resminya ikut berbela sungkawa kepada para korba yang tewas akibat kejadian tersebut.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan terhadap tiga gereja di Surabaya pagi hari ini. Serangan kepada jemaat yang sedang beribadah dengan damai mencederai toleransi dan keberagaman yang dijunjung oleh rakyat Indonesia. Amerika Serikat berdiri bersama rakyat Indonesia dan kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," tulis Kedutaan AS di laman resminya.

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakhrisnan juga ikut menyampaikan bela sungkawa kepada korban akibat bom di Surabaya. Singapura mengatakan telah meminta warganya yang berada di Indonesia segera melaporkan diri.

"Singapura sangat mengutuk pengeboman yang terjadi di tiga gereja yang ada di Surabaya pada 13 Mei 2018. Penyerangan tersebut berakibat hilangnya banyak nyawa warga dan menyebabkan lainnya terluka," ujar Vivian dalam keterangan resminya.

"Menteri Luar Negeri dan Kedutaan Singapura di Jakarta meminta sudah meminta warga Singapura untuk melaporkan diri untuk memastikan kemanannya. Maka dari itu, sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban dari warga Singapura akibat kejadian tersebut," imbuh Vivian. (viv/det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>