Mukjizat, Sukhoi Terbakar 37 Selamat

Senin, 06 Mei 2019  18:53

Mukjizat, Sukhoi Terbakar 37 Selamat

Moskow (BM) – Sebuah pesawat Sukhoi Superjet 100 milik maskapai Aeoroflot di Moskow terbakar pada Minggu (5/5/2019). Presiden Rusia, Vladimir Putin memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut. Putin meminta agar penyebab insiden yang menewaskan 41 orang itu segera ditemukan.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Senin (6/5/2019), Putin telah mendapatkan laporan soal insiden yang melanda pesawat yang membawa 78 orang tersebut. Sekitar 41 orang dinyatakan tewas dan 37 orang lainnya berhasil selamat.

Putin menyampaikan belasungkawa untuk para korban dan memerintahkan para penyidik untuk mencari tahu penyebab insiden tersebut.

"Seluruh instruksi telah diberikan untuk melakukan penyelidikan paling menyeluruh, perintah untuk mencari tahu penyebab kecelakaan ini," ucap juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada kantor berita TASS, merujuk pada instruksi yang diberikan Putin.

Diketahui bahwa Komisi Investigasi Rusia menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan menyeluruh dan tengah mencari tahu apakah pilot pesawat telah melanggar aturan keselamatan penerbangan.

Dalam insiden ini, pesawat Aeroflot dengan nomor penerbangan SU 1492 ini diketahui baru saja lepas landas untuk terbang dari Moskow menuju Murmansk. Laporan awal seperti dilansir CNN menyebut bahwa muncul api di dalam pesawat sehingga pilot memutuskan terbang kembali ke Bandara Sheremetyevo, Moskow. Sedangkan laporan kantor berita Rusia, Interfax, menyebut pesawat mengalami 'putus komunikasi' setelah tersambar petir saat mengudara.

Situs pemantau penerbangan, Flightradar24, menunjukkan bahwa pesawat terbang memutari Moskow sebanyak dua kali sebelum mendarat darurat setelah mengudara selama 30 menit. Saat pesawat melakukan hard landing di bandara tersebut, bagian ekor pesawat tiba-tiba terbakar hebat.

Seorang sumber yang dikutip Interfax mengatakan, bahwa pesawat berhasil mendarat darurat pada percobaan kedua. Menurut sumber tersebut, sistem penerbangan pada pesawat mengalami kegagalan.

Menurut sumber tersebut, pendaratan darurat terjadi dengan sangat keras sehingga memicu kerusakan pada bagian bagasi di lambung pesawat bagian bawah. Puing dari lambung, entah bagaimana bisa masuk ke dalam mesin lalu memicu api yang dengan cepat membakar bagian belakang pesawat.

Para penyidik Rusia menyatakan pihaknya tengah menyelidiki berbagai versi seputar insiden ini. Diketahui bahwa Sukhoi Superjet 100 yang terbakar ini diproduksi tahun 2017 dan baru digunakan Aeroflot sejak April tahun ini.

 

 

Mukjizat

Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan para penumpang turun menggunakan peluncur darurat di bagian depan pesawat seraya menghindari kobaran api.

Sebanyak dua anak dan seorang pramugari adalah beberapa di antara korban meninggal, sebut sejumlah laporan media Rusia.

Seorang saksi mata mengungkap bahwa "mukjizat" ada penyintas dari pesawat yang mengangkut 78 penumpang dan lima kru tersebut.

Pihak Aeroflot mengatakan pesawat itu terpaksa kembali ke bandara "karena alasan-alasan teknis", tapi tidak memberikan rincian.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Sheremetyevo pada pukul 18.02 waktu setempat (22.02 WIB) dengan tujuan Kota Murmansk.

Kru pesawat melepas sinyal darurat ketika "malfungsi" terjadi beberapa saat setelah mengudara.

Seusai pesawat berbalik ke bandara dan mendarat darurat, mesin pesawat dilalap api di landasan pacu, sebut pernyataan Aeroflot.

Para kru "melakukan segala upaya untuk menyelamatkan penumpang-penumpang" yang dievakuasi dalam 55 detik, tambah maskapai itu.

Menurut Komite Penyelidik Rusia, dari 78 penumpang pesawat, hanya 37 yang selamat.

Kantor berita Interfax mengutip sebuah sumber yang menyebut mesin pesawat dilalap api di landasan pacu setelah mendarat dengan keras, bukan saat mengudara sebagaimana dilaporkan sebelumnya.

Berbagai laporan juga mengindikasikan pesawat itu tidak berhasil mendarat darurat pada upaya pertama.

Mikhail Savchenko mengklaim dirinya berada di dalam pesawat ketika pesawat meletus seperti bola api di landasan pacu. Namun, Savchenko "berhasil melompat ke luar".

Dia berbagi video yang menayangkan para penumpang berlari menjauh dari pesawat sembari berkata: "Teman-teman, saya baik-baik saja. Saya hidup dan utuh".

Salah seorang penyintas, Dmitry Khlebushkin, mengaku amat berterima kasih kepada para awak kabin.

"Berkat para awak kabin, saya selamat," ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Kristian Kostov, seorang mantan peserta kontes menyanyi Eurovision asal Bulgaria, mengaku menyaksikan insiden itu menurut unggahan di media sosial

Dia mengatakan orang-orang di bandara "gemetar" setelah melihat pesawat dilalap api dan beberapa penerbangan tidak bisa lepas landas.

Saksi mata lainnya, Patrick Horlacher, mengatakan kepada BBC bahwa "mengejutkan saat melihat" pesawat dilalap api hanya beberapa menit sebelum dia terbang dengan pesawat lain.

Berbagai laporan menyebutkan investigasi kini digelar untuk menyelidiki insiden tersebut. (det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>