Berharap Dukungan PD, Golkar Siap Menangkan Khofifah

Selasa, 10 Oktober 2017  17:31

Berharap Dukungan PD, Golkar Siap Menangkan Khofifah

Khofifah Indar Parawansa

Suhu politik menjelang Pilgub Jatim 2018 semakin hari, mulai menghangat. Nama Mensos Khofifah Indar Parawansa dan petahana Syaifulah Yusuf masih mendominasi, menjelang pengumuman bakal pasangan cagub-cawagub oleh partai pengusung.  Dua nama ini hampir pasti maju, dan mendapat dukungan partai.

Wasekjen Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily menyatakan, partainya sudah resmi memberi dukungan buat Khofifah Indar Parawansa sebagai calon Gubernur Provinsi Jawa Timur pada Pemilihan Gubernur tahun 2018. Menurut Tb Ace Hasan Syadzily, Partai Golkar sudah mempertimbangkan dengan matang keputusan itu.

Golkar menilai Khofifah dengan pengalaman serta kemampuan merawat popularitasnya, sangat berpotensi menjadi pemimpin di Provinsi Jawa Timur. Maka dari itu, Golkar siap mengerahkan seluruh kader dari tingkat daerah sampai pusat, untuk memenangkan Khofifah.

"Seluruh struktur partai dari tingkat paling bawah sampai pusat siap digerakkan untuk memenangkan Ibu Khofifah. Kami juga sudah melakukan tes lapangan, dan hasilnya popularitas Ibu Khofifah masih sangat kuat di kalangan muslimat Jawa Timur," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Hasan Syadzily menegaskan, dukungan Partai Golkar tersebut belum cukup dan masih membutuhkan partai lain untuk mengusung Khofifah menuju kursi Jawa Timur. Untuk itu, ia berharap Partai Demokrat (PD) bisa bergabung dalam koalisi untuk mengusung Khofifah.

"Kita berharap bahwa ada partai-partai lain misalnya Partai Demokrat untuk bisa bergabung untuk sama-sama mengusung Ibu Khofifah," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (10/10).

Ia menilai situasi politik Pilgub Jatim masih sangat cair antara partai-partai. Sehingga, upaya lobi-lobi terus dilakukan menjelang penentuan calon dari masing-masing partai.

Terlebih menurutnya, sejumlah partai seperti Partai Nasdem sudah menyatakan akan mendukung Khofifah. Sementara, Partai Demokrat juga tampaknya juga membuka kesempatan atas kemunculan Khofifah.

"Saya dapat info Partai Demokrat sudah menutup pendaftaran tetapi sekarang dibuka lagi, itu kan artinya pertanda positif Partai Demokrat untuk menerima Ibu Khofifah yang akan dicalonkan oleh Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Nasdem.," katanya.

Ace mengatakan, partainya juga siap berkompetisi dengan sejumlah partai yang mendukung Saifullah Yusuf menjadi calon gubernur Jatim 2018. Ace memiliki keyakinan, Khofifah memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi yang membuatnya dapat meraup suara tinggi di Jatim.

 "Khofifah telah berpengalaman sebagai calon gubernur di Jawa Timur dalam dua periode terakhir dan di dalam Pilkada Jawa Timur ternyata sampai saat ini ibu khofifah mampu memantain dengan baik suaranya dan popularitasnya," ujarnya.

Terpisah, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf belum mau membocorkan apakah dirinya mendapat undangan atau tidak, ketika PDI Perjuangan (PDIP) mengumumkan nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkontestasi di Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu meminta untuk bersabar hingga hari pengumuman tiba.

"Kita tunggu saja nanti tinggal beberapa hari lagi," kata Gus Ipul saat ditemui di Hotel JW Marriot Surabaya, Selasa (10/10).

Gus Ipul mengakui, jika selama ini dirinya menjalin komunikasi yang baik dengan PDIP. Gus Ipul juga menyatakan, dirinya telah medaftar dan mengikuti semua proses di PDIP sampai tuntas. Meski demikian, Gus Ipul tidak ingin berandai-andai partai berlambang kepala banteng itu benar-benar akan mengusungnya di Pilgub Jatim 2018.

"Kita ada komunikasi yang cukup baik dengan PDIP. Tetapi, saya belum berani berandai-andai sampai nanti ada pengumuman resmi," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul hanya berharap, dirinya bisa didukung oleh banyak partai di Pilgub Jatim 2018. "Saya ingin sampaikan bahwa harapan saya juga nanti ingin diikuti oleh sebanyak mungkin partai, kkalau memang ada yang pikirannya sama, frekwensinya sama, dan semoga kita bisa bersama-sama," ucap Gus Ipul.

Seperti diketahui, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, partainya akan mengumumkan nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkontestasi di Pilgub Jatim 2018 pada 15 Oktober 2017. Selama ini, bakal calon gubernur Jawa Timur yang digadang-gadang akan diusung PDIP adalah Gus Ipul.

Hasto sebelumnya menemui walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk membicarakan Pilgub Jatim, serta menyampaikan pesan khusus dari Megawati.

Namun, pesan khusus itu tidak terungkap secara gamblang. Seusai pertemuan dengan Risma, yang didampingi Ketua DPC PDIP Surabaya Wisnu Sakti Buana, Wakil Ketua PDIP Surabaya Adi Sutarwijono serta Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi menyampaikan keterangan kepada wartawan.

Banyak spekulasi muncul atas pertemuan Hasto dengan Risma. Apakah Risma bakal maju di ajang Pilgub Jatim? Padahal, selama ini Risma terang-terangan menolaknya.

Belum ada perkembangan yang mampu menjelaskan secara gamblang. Karenanya, tunggu pengumuman resmi 15 Oktober nanti. (dji/ssn/rep/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>