Deklarasi Capres, Abraham Samad: Korupsi Masih Menjajah Kita

Senin, 07 Mei 2018  18:47

Deklarasi Capres, Abraham Samad: Korupsi Masih Menjajah Kita

MAKASSAR (BM) – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad kembali melakukan deklarasi sebagai calon Presiden RI 2019. Bila sebelumnya deklarasi dilakukan di Palembang, kali ini Samad melakukan deklarasi di Makassar.

Deklarasi itu dilakukan oleh Koalisi Rakyat Indonesia Timur di Pelataran Pantai Losari Makassar, Senin (7/8/2018) sekitar pukul 16.00 Wita. Dengan dihadiri ratusan masyarakat warga Makassar dari berbagai elemen organisasi dari kalangan lembaga swadaya masyarakat, penggiat antikorupsi, akademisi, mahasiswa, komunitas aliansi perempuan, dan pekerja.

Koalisi Rakyat Indonesia Timur untuk Abraham Samad 2019 (Kita AS 2019) meminta kepada Abraham Samad sebagai panglima anti korupsi berkenang mewakagkan hidupnya untuk memimpin Indonesia.

"Dengan kerendahan hati dan diiringi ucapan Bismillahirahmanirahim kami mendukung Abraham Samad untuk menjadi Presiden RI 2019," kata Koalisi Rakyat Indonesia Timur untuk Abraham dalam deklarasinya.

"Sudah 72 tahun kita merdeka, 20 tahun reformasi, namun Indonesia belum menjadi negera bermartabat hingga saat ini. Mengapa? karena korupsi masih menjajah kita," kata Abraham Samad, dalam orasinya, Senin (7/5/2018).

Menurut Abraham, saat ini banyak orang yang mudah berjanji dan menjual kesejahteraan. Namun mereka mengabaikan saat sudah berkuasa.

"Mudahnya orang berjanji, dan menjual kesejahteraan namun begitu mengabaikan saja saat berkuasa. Bahkan mengutik ayat suci Ilahi namun ingkar begitu saja," jelasnya.

Abraham bahkan dalam orasinya menyinggung sistem politik di Indonesia, bahwa politik hari ini digelar sedemikian rupa, namun suara rakyat dibeli dengan uang.

"Saudaraku, amat jelas politik kita politik hari ini digelar sedemikian rupa dan suara rakyat dibeli dengan uang," paparnya di hadapan ratusan simpatisan Abraham Samad.

Abraham mengajak masyarakat ikut memberantas korupsi dikarenakan bangsa ini sudah tergerogoti oleh kasus korupsi. Apapun cara dan resiko yang terima nantinya.

"Mari kita berantas korupsi, kita harus lawan korupsi, apapun rintangannya resikonya yang dialami," tutupnya.

 

Mahasiswa Sumsel

Sebelumnya, sekelompok pemuda dan mahasiswa Sumatera Selatan yang tergabung dalam relawan Koalisi Rakyat Berdaulat Untuk Abraham Samad (KITA AS) juga mendeklarasikan mantan Ketua KPK, Abraham Samad menjadi calon presiden (capres) RI 2019. Samad dinilai memiliki pengalaman membangun bangsa dan memberantas korupsi di negeri ini.

Deklarasi disampaikan dalam diskusi 'mencari pemimpin bangsa 2019' di Palembang, Jumat (4/5). Hadir puluhan pecinta anti korupsi dan mahasiswa dari berbagai kampus di kota itu.

Koordinator relawan AS, Chandra mengungkapkan, keresahan bangsa terhadap problematika Indonesia sudah mencapai puncaknya. Belum lagi kasus korupsi yang tak kunjung berakhir meski sudah 20 tahun reformasi.

"Masalah korupsi tetap menjadi momok besar bangsa kita. Maka, Abraham Samad kita deklarasikan sebagai capres 2019, beliau punya kans untuk maju," ungkap Chandra.

Menurutnya, gerakan relawan AS hadir untuk menunjukkan bahwa anak-anak muda masih peduli dengan problema politik bangsa. Mereka juga ingin menawarkan masih ada pimpinan yang mampu melihat masalah korupsi dan problem lainnya.

"Masa bangsa ini tidak ada stok (calon pemimpin) lagi. Kita akan gelar diskusi terus menerus hingga gerakan ini menjadi bola salju dan menggelinding menjadi besar," ujarnya.

Pengamat sosial politik, Arief Ardiansyah menilai selama ini banyak pemimpin baik namun tidak ada yang berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Gerakan pendukung relawan Abraham Samad harus dilihat sebagai gerakan yang positif untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik

"Orang-orang baik yang memiliki komitmen harus didukung, kalau tidak sayang sekali," kata dia.

Dalam deklarasi tersebut, peserta sempat berbincang dengan Abraham Samad melalui sambungan teleconference. Samad mengaku bersedia dicalonkan jika diinginkan masyarakat.

"Insya Allah dukungan dan amanah yang diberikan kepada saya dapat memberikan semangat untuk kita bersama-sama mengupayakan membangun bangsa," kata Samad. (tri/faj/mer/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>