Djoko Santoso: Palson 02 Bisa Menang 80 Persen

Rabu, 24 April 2019  19:58

Djoko Santoso: Palson 02 Bisa Menang 80 Persen

Amien Rais hingga Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menghadiri acara syukuran klaim kemenangan di TMII, Rabu (24/4).

Jakarta (BM) - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, mengklaim paslon 02 bisa menang telak jika tak dicurangi. Dia mengklaim angka kemenangan bisa di angka 80%.

"Pada tanggal 17 April, dan hasilnya memang Prabowo-Sandi menang. Walaupun sebelum tanggal 17, tanggal 17 dan setelah tanggal 17 mereka curang terus. Curangnya ini sudah tidak aturan, mereka secara masif, terencana sistematik, dan brutal," kata Djoko di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

"Namun demikian masih tersisa suara 62%, dan itulah Prabowo-Sandi menyatakan kemenangan setelah dicurangi. Kalau nggak dicurangi, bisa 70 atau 80%," sambungnya.

Dia mengimbau seluruh relawan agar mengawal proses penghitungan suara. Dalam acara 'Syukuran dan Munajat Kemenangan Prabowo-Sandi' ini juga dilakukan penyerahan C1 sebagai bentuk mengawal pemilu jurdil.

"Suara-suara saudara entah gimana dicurangi itu namanya mengerosi kedaulatan rakyat. Mengganggu kedaulatan, siap kita? Saya sudah instruksikan daerah yang menang, dari Jawa Barat adakan syukuran," ujarnya.

Capres Prabowo Subianto juga hadir dalam acara tersebut. Dia tiba pukul 15.10 WIB.

Kedatangannya disambut teriakan relawan. "Presiden... presiden...," pekik para pendukung.

Namun acara kemudian berlangsung tertutup ketika Prabowo berpidato.

Untuk diketahui, sejumlah lembaga survei dalam hasil quick count mereka menempatkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul ketimbang Prabowo-Sandi. Jokowi-Amin mendapat perolehan suara dalam quick count sekitar 54%.

Sementara itu, data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 28,54%. Data Situng, yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU', pada pukul 13.09 WIB berasal dari 232.144 TPS (28,54171%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019. Data mencatat Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul atas Prabowo-Sandiaga Uno, yakni Jokowi-Ma'ruf mendapat 24.292.454 suara (55,64%) dan Prabowo-Sandiaga 19.366.625 suara (44,36%).

 

Tolak Semua Utusan

Djoko Santoso menyinggung soal utusan dalam acara syukuran klaim kemenangan di TMII, Jakarta Timur. Dia mengatakan Prabowo menolak semua utusan-utusan.

Awalnya, Djoko menyinggung soal kemerdekaan Indonesia karena tidak adanya kompromi yang dilakukan pemimpin RI. Kemudian dia baru bicara soal Prabowo yang menolak utusan.

"Kenapa Indonesia merdeka? Karena dalam perjuangannya tak ada kompromi. Syukur alhamdulillah Pak Prabowo menolak semua utusan-utusan itu. Jadi itu yang ditempuh pemimpin kita. Prabowo setia pada kita semua dan kita harus setia pada Prabowo-Sandi," kata Djoko di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Selanjutnya, Djoko menyebut kemenangan Prabowo-Sandi mutlak. Dia meminta relawan juga menggelar syukuran kemenangan.

"Pernyataan Prabowo menang 62% titik yang tak bisa kembali. Untuk itu kita harus berjuang," ucapnya.

"Saya sudah instruksikan daerah yang menang dari Jawa Barat, adakan syukuran. Deklarasikan. Jabar, Banten, Jakarta, Sulsel, pulau besar yang pendukungnya banyak kita menang. Jadi itu tak mungkin Parbowo kalah," imbuh Djoko.

Dia berharap pasca-pilpres bisa timbul kedamaian. Namun ditegaskan, Pemilu 2019 harus final dengan proses yang jujur dan adil.

"Kita tetap inginkan kedamaian. Tapi damai itu suatu proses akibat dari satu sebab, kalau dalam pemilu prosesnnya tidak jurdil, kita tak bisa, agak susah, kalau hitung-hitungan anak SD. Jadi itu yang kita tuntut, jujur dan adil," katanya.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais hingga Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso menghadiri acara syukuran klaim kemenangan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Acara 'Syukuran dan Munajat Kemenangan Prabowo-Sandi' itu digelar di Padepokan Pencak Silat TMII, Rabu (24/4/2019), Amien Rais yang mendapat kesempatan lebih dulu untuk memberikan sambutan, menyinggung Moeldoko yang disebutnya menerapkan total war.

"Saya akan menyampaikan catatan sedikit pada pertengahan Maret, tokoh salah satu di pemerintahan sekarang ini kalau tidak salah namanya Moeldoko, dia mengatakan akan menerapkan perang total atau total war, di sana dikatakan pemerintah akan menggunakan segenap daya dan dana kemampuan pemerintah untuk mencapai 70% masuk ke calon 01," ujar Amien.

Amien Rais lalu menyinggung soal Capres Jokowi yang pernah mengatakan dihina selama 4 tahun. Saat itu, kata Amien, Jokowi menurutkan akan melawan.

"Sebulan setelah itu pada pertengahan April Pak petahana mengatakan saya 4 tahun dihina, direndahkan tapi di sini saya akan lawan. Bro, yang dilawan siapa? Jadi Pak Jae akan melawan rakyatnya sendiri. Maka itu saya mengingatkan bahwa demokrasi kita sudah bersubstansi otoriterisme," sambungnya.

Amin mengaku tak gentar dengan seruan total war yang menurutnya sempat diucapkan Moeldoko. Sebab, menurutnya, pemerintah tak bisa mengalahkan suara rakyat.

"Tidak ada dalam sejarah kemanusiaan ada penguasa bisa mengalahkan kemampuan rakyat. Pak Lurah Indonesia ini jangan main-main dengan kekuasaan," ujarnya. (det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>