Jokowi Ucapkan Terima Kasih atas Kepercayaan Rakyat
Jokowi di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).
By: admin
21 Mei 2019 17:23
 
 

Jakarta (BM) - Jokowi dan Ma'ruf Amin menggelar konferensi pers trekait penetapan hasil rekapitulasi nasional pemilu. Jokowi yang menang pilpres berdasar hasil penetapan KPU, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan rakyat Indonesia.

"Saya dan Pak Kiai Ma'ruf mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua," tutur Jokowi di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Jokowi mengatakan dia dan Ma'ruf Amin akan mewujudkan kepercayaan rakyat itu dalam bentuk program yang berguna bagi masyarakat. "Kami wujudkan dalam program yang adil dan merata. Untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat," tutur Jokowi.

"Oktober nanti kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dari rakyat Indonesia," sambungnya.

Jokowi berjanji akan mewujudkan program pembangunan untuk memajukan bangsa Indonesia.

"Saya dan KH Ma'ruf Amin mengucapkan terima kasih ke seluruh rakyat Indonesia dimana pun berada atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua. Kepercayaan dan amanah rakyat tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata untuk seluruh golongan dan seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air Indonesia," kata Jokowi .

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta semua pihak bersatu membangun bangsa Indonesia. Dia berharap Indonesia tetap aman dan sejahtera.

"Marilah kita bersatu padu membangun bangsa dan Tanah Air tercinta demi kedamaian Indonesia, demi kesejahteraan kita dan anak-cucu kita di masa depan," imbuh dia.

Hargai Sikap Prabowo

Jokowi menghargai sikap capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap hasil Pilpres 2019. Jokowi menilai sikap Prabowo sudah sesuai dengan konstitusi.

"Saya kira saya sangat menghargai, sangat menghargai apabila Pak Prabowo-Pak Sandi ke MK," kata Jokowi di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

"Itu memang sebuah proses sesuai dengan konstitusi, sesuai dengan hukum dan undang-undang yang kita miliki. Sangat menghargai," imbuh Jokowi.

Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad, sebelumnya memutuskan untuk mengajukan gugatan ke MK. Keputusan itu diambil dalam rapat internal yang digelar pagi ini di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi. Rapat hari ini memutuskan bahwa paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Dasco sebelumnya di kediaman Prabowo.

Dalam beberapa hari ini, menurut Dasco, materi gugatan itu akan dipersiapkan. Salah satu alasan pengajuan gugatan ke MK itu disebut Dasco terkait penghitungan suara yang sangat signifikan.

"Kami melihat bahwa ada pertimbangan-pertimbangan kemudian ada hal-hal sangat krusial terutama mengenai perhitungan-perhitungan yang sangat signifikan yang bisa dibawa ke MK," tutur Dasco.

KPU sebelumnya sudah menuntaskan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019. Jokowi-Ma'ruf unggul 55.50 persen sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapatkan 44.50 persen.

"Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239," ujar komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno KPU di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) dini hari.

Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). (det/tit)


Create Account



Log In Your Account