Koalisi Kerakyatan Dorong AHY-Gatot

Kamis, 07 Juni 2018  19:54

Koalisi Kerakyatan Dorong AHY-Gatot

Ferdinand Hutahahean

JAKARTA (BM) – Partai Demokrat masih terus berupaya dan mendorong terbentuknya poros ke tiga dalam menghadapi Pilpres 2019. Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono diam-diam membangun sebuah koalisi yang dinamakan koalisi kerakyatan.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Demokrat, Ferdinand Hutahahean menjelaskan, saat ini SBY tengah melakukan penjajakan bersama partai politik lain.

"Baru tadi malam kita ngobrol dengan Pak Ketum, disampaikan kita serius memunculkan poros baru, entah namanya poros Nusantara atau kerakyatan,” jelas dia di Kantor DPP Demokrat Jakarta, Kamis (7/6).

Selanjutnya, koalisi kerakyatan akan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dalam Pilpres 2019 mendatang. AHY bisa saja dipasangkan dengan Gatot Nurmantyo atau Chairul Tanjung.

"Ini kan semua masih jauh ibarat orang pacaran ini masih PDKT, jadi kalau masih PDKT belum bisa dipastikan tahun 2019,” demikian Jurubicara DPP Demokrat ini.

Ia mengaku hingga kini masih berkomunikasi intens dengan parpol lain, seperti PAN dan PKB. Namun ia menyebut Demokrat sedang berupaya membantu masyarakat di samping membicarakan koalisi.

"Bagi Partai Demokrat sekarang ini, bagaimana kita fokus membantu rakyat dulu, makanya kita belum serius sampai sekarang akan berkoalisi dengan siapa dan akan ke mana," ungkapnya.

Ferdinand percaya diri Koalisi Kerakyatan ini dapat menyaingi Koalisi Keummatan ataupun koalisi pendukung petahana Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Koalisi Keummatan merupakan klaim sepihak yang disarankan oleh imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.

"Namanya menyaingi atau mungkin jadi kompetitor dari Poros Kekuasaan dan Poros Keummatan yang kemarin masih klaim-klaim beberapa pihak semata," ucap Ferdinand.

 

Bantu Rakyat

Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedikit menyinggung soal koalisi untuk Pilpres 2019. Dia memberi jawaban soal PD yang diajak bergabung ke Koalisi Keummatan.

"Janganlah, saya tidak mau bicara politik dulu, bantu rakyat dulu, nanti pada saatnya," kata SBY di kantor DPP Demokrat, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).

Dia memberi penjelasan itu ketika menjawab pertanyaan soal ajakan bergabung ke Koalisi Keummatan, yang didorong Habib Rizieq Syihab. SBY menegaskan kembali saat ini koalisi belum akan menjadi fokusnya.

"Koalisi nanti, bantu rakyat dulu," ujar Presiden RI ke-6 itu.

Seperti diketahui, saat ini SBY dan elite Demokrat, seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sering melakukan safari politik di berbagai daerah sebagai modal pemenangan Pemilu 2019. Demokrat belum menentukan arah koalisi partainya, apakah bergabung dengan Koalisi Keummatan atau merapat ke kubu Joko Widodo. Demokrat sendiri masih mendorong adanya poros ketiga.

Sebelumnya, Partai Gerindra menawarkan jatah kursi menteri ke Partai Demokrat dan PKB bila bersedia bergabung dengan Koalisi Keummatan. Kedua partai tersebut belum memberi sinyal siap bergabung ke Koalisi Keummatan. (det/rmo/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>