Lagi, Muhaimin Ingatkan Khofifah

Senin, 07 Agustus 2017  19:12

Lagi, Muhaimin Ingatkan Khofifah

Khofifah Indar Parawansa

JAKARTA (BM) - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau cak Imin beberapa kali memberikan tanggapan atas wacana pencalonan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Cak Imim mengingatkan, agar Khofifah mempertimbangkan lagi niatnya maju menjadi bakal calon Gubernur Jawa Timur dalam Pilgub Jatim 2018.

Cak Imin, mengakui elektabilitas Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nadlatul Ulama itu saat ini masih kuat.

Ia mengaku khawatir apabila dukungan warga Nahdliyin terpecah menjadi dua, antara Khofifah dan Saifullah Yusuf, malah tak satu pun dari keduanya yang akan menang.

"Makanya saya ingatkan kepada Bu Khofifah jangan memaksakan diri. Lebih baik bersatu. Daripada nanti kita pecah dan kalah juga dia," kata Cak Imin di Jakarta, Senin (7/8/2017).

Muhaimin menambahkan, PKB sudah pernah mendukung penuh Khofifah saat Pilgub Jatim 2008 dan 2013. Ia mengatakan, kini saatnya NU bersatu mendukung Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

"Sudah saatnya, tidak perlu pecah lagi. Buat apa? Bersatu saja. Bersatu. Itu imbauan. Tetapi masalah tetap maju kan itu hak individual," ucap Cak Imin.

Dalam berbagai kesempatan, Khofifah selalu menggunakan istilah check sound untuk menjawab sejauh mana kesiapannya menghadapi Pilkada Jawa Timur 2018.

Chek sound ini maksudnya upaya menyerap aspirasi sebelum mendeklarasikan pencalonan.

Terakhir kepada wartawan, Menteri Sosial itu menyebut bahwa proses check sound sudah selesai.

"Insya Allah check sound sudah selesai, sekarang tinggal menyamakan frekuensi. Kalau sudah frekuensi sama, itu sirkuitnya langsung running well gitu," ucapnya.

Ditanya apakah hasil check sound tersebut dirinya akan maju Pilkada Jatim atau tetap menjabat Mensos, Khofifah enggan membeberkannya.

"Wis tho, ya begitu. Ya nantilah...," kilahnya.

Begitu juga saat dimintai tanggapannya tentang hasil survei elektabilitas The Initiative Institute pada Juni 2017. Hasil survei, elektabilitas Khofifah menempel ketat Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

"Yang melakukan survei kan tetap punya hak untuk melakukan itu dan saya juga mengikuti. Sampai tahapan itu sih, belum ada update baru," tuntasnya.

 

Dukungan PPP

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sendiri telah memberikan sinyal akan maju di Pilgub Jawa Timur setelah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo. PPP menyebut dukungan internal partainya terhadap Khofifah makin kuat.

"Harus kami akui bahwa sejak Khofifah memberikan sinyal untuk maju dalam Pilgub Jatim, maka dukungan di internal PPP kepadanya makin menguat," kata Sekjen PPP, Arsul Sani, ketika dihubungi Minggu (6/8/2017).

Tidak hanya dari internal partai, Arsul menyebut dorongan untuk mendukung Khofifah juga datang dari kyai NU dan tokoh masyarakat lainnya.

"Demikian pula banyak kiai-kiai NU dan tokoh masyarakat yang juga meminta PPP agar mengusung Khofifah," kata Arsul.

Namun, hingga saat ini PPP belum menentukan siapa yang akan diusung PPP untuk maju di Pilgub Jatim. Arsul menyebut nantinya sebelum memutuskan siapa yang akan diusung akan meminta pendapat para elemen masyarakat dan alim ulama NU.

"Saat ini ada 2 cagub yang banyak disebut-sebut oleh kalangan internal PPP untuk Jatim, yakni Khofifah dan Gus Ipul. Namun sampai dengan saat ini DPP belum mengambil keputusan final siapa yang akan diusung di antara dua nama," ucap Arsul.

"Sebelum memutuskan DPP PPP akan meminta juga pandangan dari para alim ulama NU dan tokoh-tokoh masyarakat Jatim lainnya sehingga keputusannya tidak hanya mempertimbangkan suara internal saja tetapi elemen masyarakat yang menjadi pemangku kepentingan Jawa Timur," imbuhnya. (det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>