Prabowo-Sandi Akan Temui SBY

Selasa, 11 September 2018  17:50

Prabowo-Sandi Akan Temui SBY

Sandiaga Uno

Jakarta (BM) - Pasangan bakal capres-bakal cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Beberapa hari besok saya dan Pak Prabowo akan bersilaturahmi ke Pak SBY dan juga ingin partai-partai satukan langkah menuju tim pemenangan yang sifatnya lebih strategis, lebih teknis," kata Sandiaga Uno kepada wartawan di Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).

Pernyataan Sandi soal rencana menemui SBY terlontar saat dirinya ditanyai tentang anggapan Demokrat bermain dua kaki pada Pilpres 2019. Sandi awalnya menanggapi isu Demokrat main dua kaki dengan menyebut dirinya yakin partai berlambang mirip logo Mercy itu akan solid mendukungnya bersama Prabowo. Sandi lantas berbicara tentang rencana pertemuannya dengan SBY.

Sandi ingin menemui SBY karena merasa membutuhkan saran-saran terkait ekonomi dari Presiden RI dua periode tersebut.

"Kita dapat masukan yang lebih strategis, khususnya masalah ekonomi, karena Pak SBY pernah mengalami pelambatan ekonomi, bagaimana menyikapinya, bagaimana mengatasi daya beli masyarakat, bagaimana lapangan kerja tidak tergerus," kata Sandiaga.

Bagi Sandiaga, masukan ekonomi penting mengingat kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini makin lemah. Dia pun mendengarkan keluhan masyarakat saat berkunjung ke Glodok.

"Di sini tadi ada emak-emak juga dan beberapa produk UMKM yang bahan bakunya itu impor. Jadi mereka alami tekanan, tapi tidak bisa menaikkan harga, daya beli rendah. Akhirnya mereka merasa ada tekanan biaya produksi. Ini yang harus kita sikapi secara strategis," kata Sandiaga.

SBY memang terlihat jarang tampil dalam pembahasan koalisi Prabowo-Sandiaga, meski Partai Demokrat merupakan salah satu pengusung Prabowo-Sandiaga. Rapat terakhir yang tidak dihadiri SBY adalah rapat tingkat ketum parpol koalisi pada Jumat (7/9) di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan. Namun Prabowo, yang juga Ketum Gerindra, tak mempermasalahkan ketidakhadiran SBY.

Prabowo menyebut SBY tak hadir karena PD juga menggelar rapat. Meski begitu, dia menyebut elite PD tetap hadir dalam pertemuan koalisinya.

"Kebetulan mereka ada rapat juga, waktunya tepat dengan kita. Tapi tokoh-tokoh Demokrat selalu hadir dalam pertemuan-pertemuan sebelum ini, terutama pertemuan sekjen selalu hadir," imbuhnya.

Rencana pertemuan Prabowo-SBY juga diungkapkan oleh Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, di Mega Kuningan, Minggu (9/9) lalu.

Bakal calon presiden Prabowo Subianto, kata Sndi, dijadwalkan akan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono Rabu (12/9)."Ya sekitar tanggal 12 itu," katanya.

Andi menyebut pertemuan tersebut akan membahas terkait kepentingan pilpres dan pileg yang berjalan bersamaan. Andi menilai pelaksanaan antara pileg dan pilpres yang bersamaan perlu diatur agar seluruh partai di koalisi bisa merajut kesuksesan di dua ajang pemilihan tersebut.

"Jadi  hal-hal semacam itu harus kita atur. Misal PKS di NTT nggak mungkin PKS di NTT mengkampanyekan Prabowo. PAN di NTT mengkampanyekan Prabowo juga saya rasa berat ya kan," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade juga membenarkan adanya rencana pertemuan kedua tokoh pimpinan partai politik tersebut dalam waktu dekat.

Andre membantah jika pertemuan keduanya adalah untuk membahas terkait sikap Partai Demokrat yang akan memberikan dispensasi khusus bagi DPD yang tingkat pemilih pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin tinggi. "Silaturahmi aja," katanya, Selasa (11/9). (rep/rmo/mer/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>