Prabowo: Saya Pertaruhkan Nyawa untuk Pancasila

Selasa, 04 November 2018  17:57

Prabowo: Saya Pertaruhkan Nyawa untuk Pancasila

Prabowo saat menghadiri deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di Jakarta, Minggu (4/11)

JAKARTA (BM) - Calon Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, tidak pernah ‘pukul dada’, mengaku-ngaku sebagai seorang Pancasilais. Namun ia mempertaruhkan nyawanya untuk Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya tidak pernah mengaku sebagai Pancasilais, tetapi saya pertaruhkan nyawa untuk Pancasila," kata Prabowo saat menghadiri deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di Jakarta, Minggu (4/11)

Prabowo menegaskan, Pancasila itu ada lima sila yang harus dijalankan seluruh rakyat Indonesia. Pada sila kelima ditulis "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."

Oleh karena itu, Prabowo mengatakan, ia dan Sandi memiliki dua tugas, yaitu menghilangkan kemiskinan dari bangsa Indonesia dan menegakkan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Kedua hal ini memiliki makna yang luas sehingga koalisi yang kami bentuk disebut Koalisi Indonesia Adil dan Makmur agar bangsa kita aman karena kemakmuran bersumber dari keamanan," ujarnya.

Prabowo juga menyoroti kebijakan impor yang dilakukan oleh Pemerintah dalam sandang dan energi yang mencerminkan belum berdaulatnya bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Prabowo berjanji apabila menjadi presiden, ia dan Sandi akan mewujudkan Indonesia yang berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Sehingga tidak impor bahan pangan dan energi, bahkan Indonesia bisa swasembada.

"Saya bersaksi kalau saya dan Sandi menerima mandat rakyat maka akan membuat Indonesia berdiri di atas kaki sendiri sehingga kita mampu swasembada pangan dan energi. Oleh karena itu, ke depannya tidak perlu lagi kita impor 1,3 juta barel minyak," katanya.

Ia mengingatkan, Indonesia saat ini sedang menghadapi kekuatan besar yang berasal dari luar negeri yang menginginkan Indonesia tidak kuat dan tak berdaulat dan tak bisa berdiri di atas kaki sendiri. Oleh sebab itu, kata Prabowo, rakyat Indonesia tidak boleh lemah. Kalau lemah, akan diinjak dan didikte oleh negara lain

Seperti diketahui, Prabowo Subianto menghadiri deklarasi dukungan Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi), yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11/2018).

Prabowo nampak mengenakan kemeja safari empat kantong, peci hitam, dan kaca mata hitam. Hadir pula Ketua Umum FPI Sobri Lubis, Sekjen PAN Eddy Soeparno, hingga Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.

Usai Prabowo berpidato, dia kemudian duduk di panggung dan mendengarkan rekaman pidato Rizieq. Prabowo melepas kaca mata hitamnya. Pukul 11.00 WIB, rekaman Rizieq diputar.

Rekaman suara Rizieq terdengar jelas. Rizieq juga sempat mencuplik suara rekaman 4 November 2016 alias pada Aksi 411 lampau. Kini aksi 411 sudah tepat berusia dua tahun.

Rizieq menyerukan dukungan untuk capres nomor urut 02 itu. "Saya ingin bertanya kepada yang hadir di sini, maupun yang hadir di tempat lain, jawab yang kompak, penuh semangat, semuanya. Semuanya siap lawan semua partai pendukung penista agama?"

"Siap!" jawab orang-orang yang hadir di sini.

"Siap lawan mereka? Siap tidak pilih mereka? Siap tenggelamkan mereka? Takbir!" seru Rizieq dalam rekaman dan selalu disambut dengan kata siap oleh orang-orang di acara ini, diakhiri dengan pekik takbir.

Para pendukung terdiri dari orang dewasa dan anak muda, bahkan ada sejumlah kecil anak-anak yang diajak orang tuanya ke lokasi. Kaum ibu juga banyak terlihat. Sebagian orang-orang yang datang ke acara ini mengenakan seragam putih, ada pula yang mengenakan kaus bertuliskan Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi).

 

Ucapan Terima Kasih

Dukungan untuk Prabowo-Sandiaga Uno ini dilakukan dalam rangka melanjutkan hasil resolusi Ijtimak Ulama jilid II. Menurut Prabowo, dukungan dari elemen GNPF Ulama, termasuk dukungan dari Koppasandi kali ini, tak bisa dilepaskan dari peranan Habib Rizieq di Saudi.

"Saya ucapkan terimakasih atas deklarasi ini dan tindak lanjut Ijtimak Ulama GNPF Ulama dan ini adalah perjuangan saudara kita yang berada di Tanah Suci yakni imam besar kita Habib Rizieq Syihab," kata Prabowo dalam pidatonya, sebagaimana keterangan pers Partai Gerindra.

Dalam acara ini, hadir Panglima Koppasandi KH Abdul Rosyid Abdullah Syafi'ie. Disebutnya, dukungan kepada Prabowo-Sandi ini adalah resolusi jihad politik yang sesuai konstitusi.

Prabowo menjelaskan, dirinya maju bersama Sandi bukan karena haus akan kekuasaan, melainkan untuk berjuang menciptakan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat. Menurutnya, kondisi Indonesia saat ini perlu diperbaiki, maka dia maju ke Pilpres 2019 untuk bisa memperbaiki.

"Dan bahwa saya mengerti dan memahami bahwa pada saat ini dalam suatu keadaan yang tidak benar, dan keadaan yang tidak benar ini harus kita perbaiki," kata Prabowo.

Dia bicara pula soal penguasaan kekayaan alam Indonesia. Menurutnya, alam di Republik ini dikuasai oleh segelintir orang saja. Kondisi itu harus diubah. Namun prosesnya tak perlu menyertakan kebencian.

"Saya menganjurkan bahwa kita harus melaksanakan tugas kita sebagai warga negara dengan rasa tanggung jawab, dengan tidak ada rasa kebencian dan kemarahan," tuturnya.

 

"Para nelayan juga mengalami kesusahan, karena ikan dan garam itu di impor dari luar, dan petani di Klaten juga mengalami kesulitan, kemarin beberapa hari lalu saya ke sana, para petani mengeluh karena hasil panen mereka tidak laku karena masuk beras impor yang lebih murah," tambah Prabowo.

Dalam deklarasi tersebut, Prabowo juga disematkan rompi dan topi yang bertuliskan kalimat tauhid sebagai simbol semangat perjuangan dari para ulama dan selalu berjuang atas nama Allah SWT dalam membangun bangsa dan negara Indonesia ke depan.

"Saya terima deklarasi ini dan saya mohon sebaik mungkin kita berjuang dengan tenang dan sejuk, langkah demi langkah, karena kita menghadapi kekuatan besar, kekuatan besar yang berada di luar negeri yang menginginkan Indonesia tidak kuat dan tidak berdaulat dan tidak bisa berdiri diatas kaki sendiri. Karena itu kita tidak boleh lemah, kalo kita lemah pasti kita di injak, dan didikte," tandas Prabowo. (det/mer/rep/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>