Aksi Mantan Guru SMK Senopati Dikemas ‘Ngopi Bareng'

Senin, 16 Juli 2018  19:44

Aksi Mantan Guru SMK Senopati Dikemas ‘Ngopi Bareng'

SIDOARJO (BM) – Meski tak mengantongi izin dari kepolisian, mantan guru SMK Senopati yang terkena PHK sepihak tetap nekad melakukan aksinya.

Hanya saya, aksi yang dilakukan bukan unjuk rasa seperti direncanakan sebelumnya. Melainkan dikemas dalam bentuk ‘Ngopi Bareng’ bareng bersama beberapa siswa dan alumni yang menjadi simpatisannya.

“Kami sudah mengirim surat pemberitahuan ke Polresta Sidoarjo tapi tidak diberikan izin karena alasan tertentu. Akan tetapi, saya tetap seperti rencana awal. Hanya saja, bentuknya dikemas berupa acara ‘Ngopi Bareng,” ujar Agung Handoko, Senin (16/7).

Meski cuma ‘Ngopi Bareng’, kata Agung yang mengaku telah mengabdi di sekolah itu hampir 15 tahun, sesekali tetap dilakukan orasi sambil menggelar poster layaknya aksi unjuk rasa. Puluhan petugas keamanan dari koramil dan polsek setempat juga terlihat berjaga di lokasi sejak pagi hingga berakhirnya kegiatan. “Semuanya berjalan lancar dan tertib,” terangnya.

Agung Handoko juga mengucapkan terimakasihnya kepada para siswa dan alumni yang ikut berkumpul untuk memberikan dukungan terhadap dirinya yang sudah terkena PHK sepihak bersama belasan guru lainnya.

Seperti diketahui, protes Agung Handoko dilontarkan berawal dari pemberhentian sepihak terhadap sejumlah guru di SMK Senopati Sidoarjo. Setelah dua kali surat permohonan bipartit yang dikirim ke pihak sekolah, tidak ditanggapi.

Tak kurang dari 18 guru yang diberhentikan sejak dua tahun terakhir. Agung sendiri adalah guru terakhir yang dikeluarkan. Dia dikeluarkan awal Juli lalu setelah bekerja sejak tahun 2003 silam. Sebagian dari mereka, ada yang tidak dikeluarkan secara langsung. Melainkan dibuat tidak kerasan sehingga kemudian mengajukan pengunduran diri. (pts/udi)


OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>