Dishub Jatim Tampung Pemudik Gratis 245ribu
By: era
2 Mei 2019 19:40
 
 
SURABAYA (BM) -Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim) ingin menjamin keselamatan masyarakat terutama saat melakukan mudik Lebaran. Karena itulah, diberikan program MUDIK dan BALIK GRATIS yang bisa diikuti oleh siapa saja.

"Kai sudah menemui ibu Gubernur (Khofifah, Red) terkait rencana operasi angkutan Lebaran 2019, termasuk di dalam program unggulan Dinas Perhubungan provinsi Jawa Timur sudah sejak tahun 2007 ada program mudik dan balik gratis," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Fattah Jasin di ruang kerjanya, Kamis (2/5).

Lanjut Fattah, setiap tahun Dishub Jatim tak kurang menampung orang mudik 245.000 dengan berbagai moda transportasi yaitu bus, kereta dan kapal laut. Dan yang terbanyak adalah kereta.

"Kapal laut rutenya tidak jauh dari Madura, tetapi ada juga yang di Bawean. Surabaya, Kalianget, ada juga ke Masalembu dan Kangean. Kemudian di Situbondo ada Pelabuhan Jangkar yang langsung ke Kalianget dan pulau Raas, Banyuwangi juga ada. Sedangkan kalau bus, ada tujuan ke semua jurusan ke Jawa Timur. Paling banyak tujuan ke daerah Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Tulung agung, Jember dan Banyuwangi," imbuh pria ramah ini.

Pemudik yang menggunakan bus dan kereta akan diberangkatkan pada tanggal 1 Juni dan 2 Juni 2019. Sedangkan pemudik yang menggunakan kapal laut akan diberangkatkan pada tanggal 2 Juni 2019.

"Pendaftaran pemudik masih kita buka terus, terutama pemudik yang menggunakan kapal laut. Untuk jumlah quota yang sudah terpenuhi sekitar 70%. Respon masyaarakat tinggi terhadap program kita. Pemuik bus berangkat dari kantor dishub jatim, kalau kereta dari stasiun Gubeng, sedangkan kapal banyak titik yang bisa diraih yaitu dari Tanjung Perak, Penarukan dan Situbondo," ungkap Fattah.

Fattah menghimbau pada masyarakat untuk menggunakan fasilitas mudik dan balik yang gratis yang disedikan Dishub Jatim. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah jalan yang mungkin terjadi misalnya kemacetan, atau kecelakaan. Apalagi kendaraan roda dua juga sangat riskan terhadap keselamatan.

"Lebih baik saya kira masyarakat Jawa Timur bisa gunakan program ini untuk rujukan. Kepada masyarakat jika sepeda motor juga akan diikutkan mudik sebaiknya didaftarkan di sini karena kita juga menyediakan pelayanan tersebut. Ada quota sekitar 400-500 motor yang juga ingin diangkut dengan truk. Kita siapkan truk untuk mengangkut motor yang 'ingin' ikut mudik," kata Fattah. (Era)


Create Account



Log In Your Account