Giyanto Bangga Putra-putri Jatim di Asian Games 2018

Senin, 03 September 2018  14:45

Giyanto Bangga Putra-putri Jatim di Asian Games 2018
SURABAYA (BM) - Malam penutupan Asian Games 2018 menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia,  bukan saja karena berhasil menyelenggarakan event olahraga tingkat dunia tapi sekaligus menjadi kebanggaan rakyat Indonesia karena prestasi atletnya dalam mendulang medali. Bahkan yang lebih membahagiakan adalah putra-putri Indonesia dari Jatim yang ikut menyumbangkan 10 Emas. 
 
 
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Jatim Giyanto menyatakan kebangaan atas prestasi putra-putri Jatim yang berhasil merebut posisi lebih baik dalam perolehan medali di Asian Games 2018 menjadi impian mulai Asian Games 1962. Hal ini membuat rakyat Jatim dengan prestasi para atlet Indonesia yang meraih medali, Perak & Perunggu turut bangga dan akan mengusulkan memberikan pembenahan, anggaran serta support untuk atlet Jatim kedepan.
 
 
"Rakyat Indonesia hari ini bangga,   bahagia dengan penyelenggaraan Asian Games yang lancar, aman dan memecahkan rekor dari perolehan medali semenjak 1962 serta menggembirakan rakyat. Kegembiraan rakyat ini ditandai dengan kesiapan panitia dan pendukung acara serta antusiasme penonton yang selalu meramaikan dalam setiap pertandingan maupun rakyat yang menonton langsung maupun di depan tv bersama keluarga di Jawa Timur, ini momen bersejarah bagi Indonesia," kata Giyanto,  Minggu malam (2/9)
 
 
Tentang ketidakberadaan presiden RI Joko Widodo atau yang disapa Jokowi, Giyanto mengatakan bahwa karena Jokowi bukan ingin show off.
 

"Kita semua setuju kalau Presiden RI,  Joko Widodo hadir menemani korban bencana untuk memberikan semangat agar segera bangkit dari bencana bagi saudara kita di Lombok. Kita juga mendukung Pemerintah bekerja keras menyelesaikan berbagai permasalahan akibat gempa Lombok dan melakukan rehabilitasi rekonstruksi secepatnya agar NTB pulih kembali. Kita di Jawa Timur pernah mendapat musibah gempa, sehingga bisa merasakan kehadiran Presiden Jokowi bersama Gubernur NTB sangat penting untuk menemani rakyat NTB bangkit dan pulih seperti sediakala," kata Giyanto. 
 

Dalam upacara penutupan Asian Games, Jokowi yang berada di Lombok, NTB, sempat memberikan ucapan terima kasih kepada para atlet, melalui video conference.  Jokowi juga meminta maaf atas ketidakhadirannya dalam seremonial penutupan Asian Games 2018 karena sedang mengunjungi korban gempa di Nusa Tenggara Barat. "Saya ingin memohon maaf karena tidak bisa hadir langsung di penutupan Asian Games 2018," kata Jokowi.
 
Dan semua yang dilakukan karena sudah berjanji untuk mempercepat rekonstruksi pasca bencana di Lombok dan NTB. (Era)
 
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>