Pemimpin Multitalenta Dibutuhkan Mengusung Perubahan
Faiz Mirwan Hamid. (BM/Istimewa)
By: masip
11 Mei 2019 12:14
 
 
MALANG (BM) - Koordinator Komunitas Sumber Inspirasi Anak Bangsa (SIAB) Faiz Mirwan Hamid berpandangan seorang pemimpin yang baik adalah memiliki visi misi, ide/gagasan, visioner dalam melihat tantangan dan peluang ke depannya.
 
Menurutnya kebutuhan organisasi, baik tingkat lembaga pendidikan, perusahan, dan pemerintah adalah sebuah wadah yang didalamnya memiliki sistem kesatuan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
 
“Sehingga sangat dibutuhkan karakter seorang pemimpin multitalenta untuk bertanggung jawab dan membawa perubahan – perubahan besar bagi organisasinya maupun lingkungan masyarakat secara umum,” kata Faiz saat berbicara dalam dialog Kuliah Kerja Kepemudaan Mini bertajuk "Integrasi Mikro Masyarakat Menuju Kesadaran Kritis guna Menyiapkan Indonesia 2030, 2040, 2045" yang digelar oleh HMI Komisariat Agama Islam UMM bekerjasama dengan Karang Taruna Desa Ngadas Kawasan Bromo, Malang baru-baru ini. 
 
Presiden mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (BEM UMM) periode 2016-2017 itu menambahkan pemimpin dan kepemimpinan adalah satu kesatuan yang saling berkaitan. Pemimpin menyangkut aktor.
 
Sementara, kepemimpinan adalah proses aktualisasi dari aktor tersebut. Proses kepemimpinan tidak pernah terlepas dalam kehidupan sehari – hari karena semua aktivitas manusia pada prinsipnya adalah menentukan arah dan tujuan hidupnya masing – masing.
 
“Setiap tindakan yang dilakukan seseorang selalu memiliki konsekuensi logis atas apa yang menjadi pilihan – pilihan yang diambil. Sekali lagi, seorang pemimpin yang baik harus visioner, memiliki misi dan kreatifitas lainnya,” ujarnya.
 
Alumni Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIPOL UMM yang diwisuda akhir April lalu membeberkan setidaknya empat syarat menjadi seorang pemimpin. Pertama, pengaruh. Tanpa adanya pengaruh sangat mustahil seseorang diberikan kepercayaan oleh orang lain untuk menjadi pemimpin. Kedua, kekuasaan. Dengan kekuasaan yang dimiliki seorang pemimpin akan mempermudah segala aktivitas yang dilakukan. Hal ini bisa terlihat dalam kehidupan sehari – hari bagaimana seorang pejabat tinggi ataupun direktur dalam sebuah perusahan dapat dihargai dan segala keputusan yang diambil akan menjadi skala prioritas.
 
Ketiga, wewenang. Fungsi kewenangan akan menjadi setiap pekerjaan bisa berjalan dengan efektif dan efisien, mengingat seorang pemimpin bisa menentukan kebijakan – kebijakan strategis maupun memberikan mandat atau kepercayaan kepada bawahannya dalam pembagian tugas – tugas lapangan.
 
“Keempat, pengikut.  Menjadi faktor penentu keberhasilan seorang pemimpin dalam mengakomodir dan merangkul siapapun, sehingga keberhasilan seorang pemimpin bisa terlihat dari loyalitas para pengikutnya,” katanya.
 
Faiz yang kini merintis usaha kedai kopi di Dau, Malang ini mengemukakan tugas-tugas seorang pemimpin. Yakni, mampu bekerja dengan orang lain, mampu melakukan monitoring evaluasi, mampu menyeimbangkan pencapaian tujuan dan prioritas,  mampu berpikir secara analitis dan konseptual, mampu menjadi mediator jika terjadi konflik dalam organisasi, mampu mengajak dan melakukan kompromi, serta mampu membuat keputusan yang sulit.
 
“Sifat-sifat yang wajib dimiliki seorang pemimpin meliputi amanah, cerdas, jujur, menyampaikan kebenaran, dan masih banyak lagi,” tukasnya. (*)

Create Account



Log In Your Account