Pemprov Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 04 Desember 2017  21:33

Pemprov Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur
SURABAYA (BM) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim), Akhmad Sukardi, meminta insan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan kerjasama dan kekompakan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
 
Pernyataan itu disampaikan saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bakti PU Ke-72 Tahun 2017 di Lapangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Waru, Sidoarjo, Senin (4/12). "Dengan kerja sama dan kekompakan, percepatan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan. Seperti peristiwa Gedung Sate pada 72 tahun lalu," ujarnya.
 
Saat itu, kata dia, sebanyak 21 orang pegawai bekerjasama dan kompak menjaga dan mempertahankan gedung tersebut dari serangan pasukan sekutu yang sedang menjajah Indonesia. "Kekompakan, kebersamaan, dan keberanian dengan daya juang tinggi dapat mempertahankan hingga tetes darah penghabisan," katanya.
 
Dalam upacara itu, Sukardi menyampaikan sambutan Menteri PUPR. Sambutan itu mengimbau agar insan PUPR tetap fokus bekerja dan tidak berpolitik praktis pada tahun 2018. "Sekali lagi, jangan berpolitik, tetap profesional dan tingkatkan persatuan sesuai dengan nilai corporate culture Kementerian PUPR," ujar Sukardi mengutip pernyataan menteri.
 
Menteri PUPR dalam sambutan yang dibacakan Sukardi mengklaim, pada akhir tahun ketiga kabinet kerja Joko Widodo Presiden dan Jusuf Kalla Wakil Presiden, berbagai capaian sudah dirasakan masyarakat.
 
Kementerian PUPR, menurutnya telah menyelesaikan pembangunan 2.623 km jalan baru dan jembatan baru bentang panjang termasuk jalan trans dan perbatasan Papua, trans dan perbatasan Kalimantan, serta perbatasan NTT, Jembatan Tayan di Kalbar, Jembatan Merah Putih di Ambon, dan Jembatan Soekarno Hatta di Manado.
 
Dari tahun 2015 hingga akhir tahun 2017, Kementerian PUPR juga mampu mengoperasikan tambahan jalan tol baru sepanjang 568 km, yang merupakan bagian dari jalan tol trans Jawa dan trans Sumatera. "Pembangunan ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas," kutip Sukardi.
 
Selain itu, capaian lain yang diklaim telah dirasakan masyarakat adalah sembilan bendungan (Jatigede, Titab, Nipah, Bajulmati, Rahui, Paya Seunara, Teritip, Raknamo, DAN Tanju) untuk ketahanan air dan pangan telah diselesaikan.
 
Di bidang perumahan, sampai akhir Oktober 2017 lalu, Kementerian PUPR juga telah membangun sebanyak 2,2 juta unit rumah terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) baik rusun, rusus, rumah swadaya, bantuan PSU, serta fasilitas FLPP, SSB, dan BLM. Berbagai capaian ini juga diklaim mampu menopang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing nasional.
 
Laporan World Economic Forum Tahun 2017-2018 menyatakan bahwa Indeks Daya Saing Global Indonesia naik dari peringkat 41 menjadi 36. Sementara Indeks Daya Saing Infrastruktur naik dari peringkat 60 menjadi 52. (nt/udi)
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>