Sempat Putus Asa, Rizky Dinilai Mampu Raih Emas Taekwondo AG

Rabu, 07 Februari 2018  22:29

Sempat Putus Asa, Rizky Dinilai Mampu Raih Emas Taekwondo AG
SURABAYA (BM) –Diambang putus karir dari taekwondo karena terus mengalami kemerosotan prestasi dari satu kejuaraan ke kejuaraan lain, atlet Jatim, Rizky Anugrah mengalami titik balik, dimana dirinya lolos pelatihan seleknas proyeksi Asian Games (AG) ke-18 di Jakarta-Palembang, Agustus mendatang.
 
Siswa kelas 12 ini menceritakan, perjalanan dirinya masuk pelatihan AG bersama atlet Jatim lainnya, Muhammad Saleh. Dimana dirinya sempat berpikir untuk berhenti saja dari seni beladiri asal Korea tersebut.
 
Rizky menuturkan, kalau awal perjalanan karirnya di seleknas AG bermula dari kegagalan demi kegagalan yang dimulai dari Popnas Jateng. Kemudian berlanjut padapertandingan seleknas. Kalah lagi. “Down. Ingin break taekwondo. Karena sudah kelas 12 tapi prestasi terus merosot,” ungkapnya.
 
Namun belum sampai niat berhenti itu terlaksana, Rizky mendapat panggilan pelatihan kejurnas seleksi AG. Seakan menjadi titik balik karirnya. Rizky berhasil meraih medali emas.
 
Modal Rizky sederhana yakni selalu ingat pesan pelatihnya selama di Puslatda yang mengatakan, usaha kalian di sini menentukan hasil di lapangan, tidak ada atlet hebat tapi atlet terlatih. “Setiap malas berlatih, motivasi ini seakan membuat saya semangat lagi,” katanya melalui WA, Rabu (7/2).
 
Sampai waktu yang dinantikan tiba, kejurnas ambassador proyeksi seleksi AG. Target tinggi naik podium yang dicanangkan Rizky tercapai sebagai ganti kegagalan sejak Popnas Jateng. “Alhamdulillah, Allah memudahkan jalan saya meraih podium 1 di kelas U87,” syukurnya.
 
Cara bermain yang berkembang pesat selama seleknas AG menarik perhatian pemandu bakat, sehingga dirinya dipanggil masuk pelatnas AG. “Ini AG pertama saya, soal peta kekuatan dan peluang pelatih yang tahu. Tapi saya akan usaha maksimal,” sambungnya.
 
Atas capaian masuk AG, Rizky juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pengprov Taekwondo Jatim yang memberikan kesempatan kepadanya mengikuti kejurnas. “Saya berterima kasih pada orang tua saya yangsudah mensupport saya dari kecil untuk ikut taekwondo,” pungkasnya.
 
Secara terpisah, pelatih puslatda PON Jatim 100 proyeksi Papua 2020, Stefanus Sumartono mengatakan bahwa, Rizky Anugrah P U87 kg dan Muhammad Saleh U63 kg unggul di kelasnya masing-masing.“Prestasi, usia, postur dan kemampuan tanding serta stamina keduanya sangat bagus,” katanya.
 
Soal peluang atletnya di AG, Stefanus menjawab kalau itu penilaian PB seleknas AG sehingga masuk puslatnas. “Keduanya menonjol, karena sama-sama meraih medali emas kejurnas usai mengalahkan atlet senior dengan angka terpaut jauh,” timpalnya. (adv/har)
 
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>