Soal Korupsi Pejabat Kacab, Dindik Jatim Tunggu Inkrah

Rabu, 09 Agustus 2017  21:19

Soal Korupsi Pejabat Kacab, Dindik Jatim Tunggu Inkrah
SURABAYA (BM) – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) belum ada rencana mengganti Kepala Cabang (Kacab) Dindik Jatim di Lamongan, Sun'ah, yang saat ini menjadi tersangka terkait dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2012-2016.

Penegasan itu diungkapkan Kepala Dindik Jatim Saiful Rachman, Rabu (9/8). Menurut dia, asas praduga tak bersalah tetap dipegang.

"Dia statusnya masih pegawai pemprov. Kita tunggu status finalnya sampai berkekuatan hukum tetap atau inkrah," katanya.

Mantan Kepala Badiklat Jatim ini menjelaskan, proses hukum kasus ini biarkan berjalan terlebih dahulu. Sun'ah masih memiliki hak untuk membela dirinya di pengadilan. Kalau sudah inkrah, mekanisme di Pemprov Jatim terkait statusnya baru berjalan.

"Jalurnya nanti ke Inspektorat Jatim kemudian kepada gubernur. Selama belum inkrah, ya tetap di sana," ujarnya.

Saiful memastikan, pelayanan pendidikan SMA/SMK dan Pendidikan Khusus (PK) di Lamongan tidak akan terganggu. Ketika Kacab tidak ada, tugasnya bisa dijalankan oleh kepala seksi (Kasi) serta kepala sub bagian tata usaha (Kasubag TU). Selain itu, posisi cabang dinas sifatnya koordinasi di wilayah. Segala putusan final tetap berada di Dindik Jatim. "Masih bisa jalan semua," tegasnya.

Sikap Dindik Jatim yang tidak segera mengganti Kacab Lamongan justru dikritisi Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Suli Daim. Suli mengatakan, Dindik Jatim tidak bisa bersikap demikian. Seharusnya segera ditunjuk seorang pelaksana harian (Plh) sebagai ganti Kacab.

"Untuk melaksanakan tugas sementara tinggal tunjuk Plh. Ini juga bisa memberi kesempatan kepada Kacab untuk fokus dan konsentrasi ke masalah hukum terlebih dahulu," ujar Suli.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini khawatir bila posisi Sun'ah sebagai Kacab tidak diberhentikan sementara waktu, konsentrasinya bakal pecah. "Biarkan dia fokus pembelaan dulu. Nanti malah tidak fokus melaksanakan tugas-tugasnya kalau tidak segera diganti," pungkasnya. (sdp/udi)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>