Tangani Bencana, DPRD Miliki Dana On Call Rp 100 Miliar

Selasa, 05 Desember 2017  23:25

Tangani Bencana, DPRD Miliki Dana On Call Rp 100 Miliar
SURABAYA (BM) – Kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) terhadap korban bencana, ternyata tak sebatas memberikan dukungan kepada pemerintah provinsi (pemprov). Lebih dari itu, mereka juga siap memberikan bantuan tambahan anggaran untuk antisipasi bencana agar penanganannya cepat dan tanggap.
 
Angggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat Jatim, Agus Dono Wibawanto mengatakan, DPRD Jatim bersama pihak eksekutif sejak awal tiap tahun telah membahas dan menganggarkan untuk bencana di Jatim selalu mengalami kenaikan. "Karena di Jawa Timur memiliki rawan titik bencana, yaitu mulai rawan longsor, hingga rawan banjir, rawan Tsunami, dan rawan bencana gunung meletus," ungkapnya Selasa (6/12), 
 
Kaerna itu, pihaknya mendorong agar pihak eksekutif segera membuat dan mengajukan surat ke DPRD Jatim untuk tambahan anggaran bencana tersebut, apabila pihak eksekutif saat ini mengalami kekurangan anggaran untuk menangani bencana. 
 
"Saat ini pihaknya telah mendorong BPBD Jatim untuk mengantisipasi secepatnya terhadap penanganan bencana di Jawa Timur, dan saat ini juga memiliki anggaran on call Rp. 100 Miliar, "ujarnya.
 
Pihaknya juga mengapresiasi langkah pemprov Jatim mengambilalih proses penanganan bencana di Pacitan. Dan saat ini telah diperpanjang masa tanggap bencana oleh Provinsi.
 
 
Agus Dono yang juga Politisi asal Dapil V Malang Raya, mengimbau dan meminta pihak swasta juga turut memberikan bantuan dengan mengeluarkan dana CSR-nya kepada korban bencana di Pacitan. "Kami berharap pihak swasta segera memberikan bantuannya, dan saat ini pihak Fraksi Demokrat Jatim juga akan memberikan bantuan kepada korban bencana tersebut yang akan dikirim pada minggu depan lewat Bupati Pacitan," ujarnya. (era/udi) 
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>