Wali Kota Terapkan Standar Ganda

Sabtu, 08 Juni 2013  01:13

Wali Kota Terapkan Standar Ganda

Surabaya (BM) – Beberapa anggota DPRD Surabaya sempat terang-terangan mendesak agar posisi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) Hari Sulistyowati diganti orang lain. Namun, desakan tak kalah kuat juga menginginkan Hari ditetapkan sebagai pejabat definitif. Seperti yang dilontarkan legislator dari PAN, Sudirjo.

Anggota Komisi C itu meminta Ketua DPRD yang baru dilantik, Mochammad Machmud, tidak gegabah menuruti keinginan kubu yang kotra dengan status Hari. “Pertimbangan saya dari segi administratif. Saya menilai Sekwan yang ada sekarang sudah cukup mumpuni,” tegasnya usai pelantikan M Machmud di Gedung DPRD Surabaya, Jumat (7/6).

Dia mengibaratkan posisi Sekwan dengan Ketua DPRD seperti pasangan suami-istri. Dimana, keduanya diharapkan mampu menjalin komunikasi yang baik. “Kendati dalam proses administrasi Sekwan yang banyak berperan, tapi semuanya itu pasti atas instruksi Ketua DPRD,” ingatnya disinggung alasan kubu yang kontra dengan Hari selama ini.

Sudirjo menegaskan, sebagai sosok yang ditunjuk sebagai Ketua DPRD Surabaya, Machmud, jelas memiliki kualitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan anggota legislatif yang lain. Oleh karena itu, ia meminta mantan wartawan itu tidak gegabah dalam mengambil keputusan terutama berkaitan dengan penetapan sekretaris dewan definitif. “Tapi, semuanya tetap tergantung pada ketua,” cetusnya.

Dengan masa bakti sebagai wakil rakyat yang tinggal satu tahun, menurutnya, akan lebih baik jika Sekwan yang ada sekarang kembali dipertimbangkan. Mengingat proses adaptasi Sekwan baru membutuhkan waktu tidak sebentar. “Adaptasi itu tidak sulit. tapi itu butuh waktu,” tegas politisi yang dikenal vokal ini.

Senada dengan Sudirjo, Ketua Komisi D Baktiono juga sepakat jika Plt Sekwan Hari Sulistyowati tetap dipertahankan. Menurutnya, parameter penunjukan Sekwan tidak semata hanya mengacu pada tingkatan eselon yang bersangkutan. “Kalau saya melihat, Bu Hari (Hari Sulistyowati, red) sudah memenuhi syarat,” tegas Bendahara PDI Perjuangan Surabaya tersebut.

Selain memiliki rekam jejak yang baik selama menjabat, Hari juga dikenal vokal dan berani. “Perlu dicatat, Bu Hari adalah satunya-satunya PNS yang berani membantah Wali Kota. Itu merupakan poin penting yang harus diperhitungkan,” tandasnya.

Menurut Baktiono, stigma bahwa Sekwan hanya sebagai Sekretaris Ketua DPRD dan unsur pimpinan lainnya harus ditepis. Mengingat tugas utamanya membantu kelancaran proses administrasi yang otomatis dituntut tidak berpihak dan pilih kasih. “Jadi, ketika ada surat, baik dari Ketua DPRD atau Pemkot yang tidak benar, tugas Sekwan adalah mengingatkan,” imbuhnya.

Disinggung strata kepangkatan Hari yang bisa jadi ganjalan sebagai pejabat definitif, menurut Baktiono, itu hanya alasan yang dicari-cari Wali Kota Tri Rismaharini. Pantauan politisi senior itu, Wali Kota tak jarang juga melakukan penyesuaian jabatan kepala bagian atau Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meski eselonnya tidak sesuai. “Jadi aneh kalau sekarang Wali Kota bicara soal kepangkatan. Janganlah membuat kebijakan yang ambigu! Jika Wali Kota seenaknya menaikkan jabatan beberapa calon Kabag serta SKPD yang belum mencukupi, tidak ada alasan standar ganda diterapkan di legislatif,” tegasnya.

Machmud disinggung pro-kontra itu, masih enggan berkomentar. Kendati akan menjadi pengambil kebijakan, namun tetap harus mengambil langkah yang komunikatif dengan semua unsur pimpinan di dewan. “Untuk masalah itu, nanti saja. karena saya komuniksi dulu dengan yang lain,” cetusnya.

Terpisah, Wali Kota kembali menyatakan bahwa Plt Sekretaris DPRD tidak bisa didefinitifkan. Menurutnya, baik dari segi kepangkatan maupun jenjang karier, Hari Sulistyowati belum mencukupi.

“Memang yang mengajukan nanti dari DPRD Surabaya. tapi, untuk Bu Hari tidak bisa kerena syaratnya belum mencukupi,” tegasnya kendati beberapa anggota dewan sudah menyuarakan desakan untuk segera menetapkan Hari sebagai Sekwan definitif.(bmb/epe)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>