Dua Saksi Ngaku Tersinggung Atas Ucapan Idiot Ahmad Dhani

Selasa, 26 Februari 2019  17:46

Dua Saksi Ngaku Tersinggung Atas Ucapan Idiot Ahmad Dhani

Ahmad Dhani (kemeja putih) saat menjalani sidang sebagai terdakwa kasus ujaran kebencian di PN Surabaya, Selasa (26/2/2019).

SURABAYA (BM) - Dua saksi dari Koalisi Bela NKRI dihadirkan sebagai saksi pada sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo. Menurut kedua saksi, mereka merasa tersinggung atas ucapan ‘idiot’ yang dilontarkan Ahmad Dhani.
 
Dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko yaitu Edy Firmanto dan Eko Pujianto. Dalam keterangannya, Edy dan Eko mengaku tersinggung atas ucapan idiot yang diutarakan Ahmad Dhani.
 
Mereka tidak terima lantaran meski mengenyam pendidikan hingga sarjana, Dhani menyebut idiot. Tuduhan idiot tersebut dilayangkan Dhani kepada Koalisi Bela NKRI yang saat itu tengah melakukan unjuk rasa di depan Hotel Majapahit. “Saya tidak idiot, IQ saya enggak jongkok-jongkok amat. Kalau dikatakan idiot itu IQ di bawah 40,” kata Edy pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa, (26/2/2019).
 
Menurut Edy, video vlog idiot tersebut menggambarkan bahwa Dhani menunjuk arah di luar Hotel Majapahit, di mana masa Koalisi Bela NKRI tengah melakukan unjuk rasa. “Setelah melihat video itu, kemudian kami laporkan karena itu penghinaan besar,” tegasnya.
 
Selain itu, Edy juga menilai bahwa aksi #2019GantiPresiden di Surabaya beberapa waktu lalu dianggap merupakan kegiatan makar. “Karena berpotensi benturan, saya minta Mas Dhani untuk pulang,” jelasnya.
 
Sementara itu dalam kesaksiannya, Eko yang mengaku sebagai Sekretaris Koalisi Bela NKRI memilih untuk mencabut keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), perihal kalimat ‘yang ada di luar itu idiot’. “Saya cabut keterangan itu, sesuai dengan video yang ada,” ujarnya.
 
Eko mengaku melaporkan Dhani ke polisi atas inisiatif dari dirinya sendiri. “Saya melaporkan ujaran kebencian karena tidak sesuai dengan inisiatif pribadi saya,” tandasnya.
 
Pada sidang ini, Ahmad Dhani juga sempat melontarkan pertanyaan kepada Eko, terkait kata-kata hancurkan Dhani. Atas pertanyaan tersebut, Eko mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mendengar kata-kata tersebut. “Saya tidak mendengarnya, saya ambil barang balik lagi ke situ, lalu saya bertanya bener ta Dhani di dalam Hotel Majapahit,” jawabnya.
 
Dhani pun lantas menyebut bahwa jawaban Eko tersebut berbelit-belit dan bukan pendapat hukum. “Keterangan saksi berbohong. Bukan pendapat hukum, hanya berbeda pandangan politik lalu melaporkan dan memberikan keterangan palsu,” kata Dhani.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Ahmad Dhani kembali terjerat kasus ujaran kebencian setelah mengucapkan kata 'idiot' yang menyinggung salah satu unsur massa pengunjuk rasa menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya beberapa waktu lalu. (arf/tit)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>