Fredrich Ancam Polisikan Wakil Ketua KPK

Selasa, 16 Januari 2018  18:25

Fredrich Ancam Polisikan Wakil Ketua KPK

Fredrich Yunadi

Jakarta (BM) - Fredrich Yunadi mengaku akan segera melaporkan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan ke polisi. Dia menuding Basaria telah menyampaikan keterangan palsu saat mengumumkan dirinya sebagai tersangka kasus hilangnya Setya Novanto.

"Kan dia sudah menuduh di depan media kan, katanya saya merekayasa, terus penyidik bilang itu kan ranahnya pidana umum, kalau gitu katanya penyidik nyuruh saya lapor polisi ya katanya, pidana umum kan emang ranahnya polisi, ya nanti segera saya akan instruksikan untuk bikin laporan polisi," ucap Fredrich setelah menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

"Karena dia kan memberikan keterangan palsu. Katanya saya memberikan medical record palsu," imbuh Fredrich.

Laporan ke polisi itu, menurut Fredrich, ditujukan kepada Basaria serta Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Keduanya memang pihak yang membacakan pengumuman penetapan tersangka Fredrich, tetapi keputusan itu adalah keputusan KPK secara institusi.

Fredrich dijerat KPK dengan dugaan menghalangi proses penyidikan Novanto dalam perkara korupsi proyek e-KTP. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama dengan dr Bimanesh Sutarjo, dokter yang menangani Novanto ketika mengalami kecelakaan.

Baik Bimanesh maupun Fredrich diduga memanipulasi data rekam medis Novanto untuk menghindari panggilan penyidik KPK.

 

Tantang KPK

Fredrich menantang KPK menunjukkan bukti soal manipulasi data rekam medis Setya Novanto yang dituduhkan kepadanya. Fredrich pun sampai mengajak penyidik KPK taruhan.

"Yang jelas saya bilang, punya nggak, misalnya buktinya yang katanya medical record itu, yang direkayasa mana, coba tunjukkan saya dong," ucap Fredrich setelah menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

"Kita lihat siapa yang bohong. Kan gitu kan. Kalau misal yang bohong nanti kepalanya diinjak. Kan gitu enak kita lihat," sebut Fredrich.

Selain itu, Fredrich mengaku penyidik KPK lebih banyak bertanya tentang surat kuasa dari Novanto kepadanya. Menurutnya, ada banyak surat kuasa Novanto kepadanya.

"Yang cuma agak ditanya-tanya lagi masalah soal surat kuasa. Jadi surat kuasa Pak SN kepada saya kan banyak, dan banyak yang saya gunakan untuk bikin laporan, bikin ini, jadi kan. Mereka merasa kebakaran jenggot, tanya surat kuasanya, 'kenapa begini, kenapa begini, kenapa begini'," ucap Fredrich. (det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>