Kejati Tunggu Pelimpahan Tahap Dua Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Senin, 05 Agustus 2019  17:25

Kejati Tunggu Pelimpahan Tahap Dua Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Asep Maryono

SURABAYA (BM) - Berkas kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya telah dinyatakan lengkap atau P-21 sejak 19 Juli 2019 lalu. Namun sampai saat ini, penyidik Polda Jatim tak kunjung melakukan pelimpahan tahap dua ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Asep Maryono, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim membenarkan bahwa penyidik Polda Jatim belum melakukan pelimpahan tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. “Masih P-21, belum ada tahap dua dari penyidik. Belum tahu karena itu nanti prosesnya penyidik akan memberitahukan dulu pelimpahan tahap dua melalui surat, tapi suratnya belum kami terima sampai sekarang,” kata saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2019).

Berdasarkan SOP, lanjut Asep, jika selema 30 hari setelah P-21 diterbitkan, namun belum ada juga penyerahan tahap dua oleh penyidik, maka jaksa bisa mengeluarkan surat P-21A. “Kalau P21A, berarti 60 hari setelah P-21 pertama diterbitkan, belum ada tahap dua, itu kami kembalikan seluruh SPDP dan berkas perkaranya ke penyidik,” terangnya.

Menurut Asep, hal itu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum kepada para tersangka dalam kasus ini. “Jangan sampai ini status tersangka terus,” tegasnya.

Artinya jika penyidik tak juga melakukan pelimpahan tahap dua, maka bisa saja perkara tersebut dinyatakan ditutup. “Kasus itu bisa ditutup, karena penyidik kan tidak menyerahkan tersangka dan barang bukti, itu tidak ada kepastian hukum, jangan sampai kasusnya menggantung,” jelas Asep.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini Polda Jatim telah menetapkan enam tersangka diantaranya, BS (Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering/NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya). Mereka dijerat dengan pasal 192 ayat 1 jo pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 UU RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. (arf/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>