Tiduri Purel, Dihajar Suami Siri

Rabu, 07 Maret 2018  18:18

Tiduri Purel, Dihajar Suami Siri

Saksi Devi Octaviani, istri siri terdakwa Ferry Airlangga Soediqda saat bersaksi di PN Surabaya.

SURABAYA (BM) - Sidang kasus penganiayaan terhadap Hasan Muayyad kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (7/3/2018). Sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi menghadirkan saksi Devi Octaviani, istri siri terdakwa Ferry Airlangga Soediqda.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Dwi Purwadi, Devi terlihat santai saat bersaksi. Bahkan ketika disuruh maju oleh jaksa Samsu, Devi yang duduk di kursi saksi sempat menyilangkan kakinya. Atas sikapnya itu, hakim Dwi langsung menegur saksi agar bersikap sopan di persidangan.

Saat memberikan keterangan, tak terlihat wajah gugup. Termasuk, saat dirinya mengaku sudah dua kali mengajak Hasan ke tempat kostnya. “Dua kali saya ajak korban (Hasan) ke kost saya,” jelas Devi.

Jawaban itu sempat dibantah hakim Dwi Purwadi. Pasalnya pada sidang sebelumnya, saat Hasan menjadi saksi sempat mengaku tiga kali mengantar Devi ke kostnya. “Dua kali. Yang sekali cuma diantar depan kost saja,” terang Devi yang disambut tertawa pengunjung sidang.

Devi juga menyebutkan, dirinya melihat terdakwa memukuli Hasan dengan menggunakan kabel. “Waktu itu saya baru keluar kamar mandi. Hasan dipukuli Ferry, saat baru pulang sekitar pukul 04.30,” ujarnya.

Atas keterangan Devi, kedua terdakwa tak menyangkalnya. Bahkan salah satu terdakwa yaitu Ferry mengaku mengenal Devi di Cafe Break Shot Billyard. “Saya kenal di biliar delapan bulan lalu,” kata Ferry.

Perlu diketahui, Ferry Airlangga Soediqda dan Uly Ikmal Husen, dua terdakwa kasus penganiayaan duduk di kursi pesakitan lantaran telah menghajar Hasan Muayyad yang merupakan selingkuhan Devi Octaviani, istri siri Ferry.

Awalnya Hasan sedang main biliard di Cafe Break Shot Billyard. Saat itulah Devi yang merupakan score girl alias purel di tempat biliard itu mengajak saksi korban untuk menginap ke kostnya. Tawaran itu disetujui oleh Hasan

Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB, Ferry berangkat ke tempat kost Devi yang berlokasi di Jalan Dukuh Setro Warasan V. Tak sendirian, saat itu Ferry mengajak salah satu temannya yaitu Uly menuju tempat kost Devi. Setelah tiba di tempat kost tersebut, Ferry pun kaget saat melihat istri sirinya Devi ternyata sedang tidur bersama Hasan di dalam kamar kost.

Ferry seketika tak mampu mengendalikan emosinya. Setelah membangunkannya, tanpa banyak bicara pria yang tinggal di Jalan Kedung Turi III Surabaya ini langsung melayangkan bogem ke wajah Hasan. “Setelah menerima beberapa kali pukulan, saksi korban berusaha kabur,” ungkap jaksa Samsu.

Namun upaya melarikan diri Hasan gagal setelah Uly menangkapnya. Tak hanya itu, Uly juga ikut menghajar Hasan. Akibat perbuatan Ferry dan Uly, Hasan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Atas perbuatannya, Ferry dan Uly dijerat dengan Pasal 170 ayat 1  KUHP. (arf/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>