Kenalkan Tenun Ikat Bandar Melalui DSF

Jumat, 15 Desember 2017  07:10

Kenalkan Tenun Ikat Bandar Melalui DSF

Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Sylviana Abu Bakar bersama desainer saat memperkenalkan tenun ikat Bandar

Kediri(BM)-Puluhan model berlenggak lenggok di Taman Sekartaji Kota Kediri dalam acara Dhoho Street Fashion 3(DSF), Kamis (14/12). Sebuah event yang memperkenalkan Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri kepada masyarakat luas dalam bentuk Fashion Show. Para model yang tampil mengenakan kreasi tenun ikat dari desainer-desainer cilik SMKN 3 Kediri dan beberapa desainer lain asal Kota Kediri.

 

Mengusung tema Dhoho Street Fashion 3rd "Mengikat Kediri,yang muda yang menenun," 

Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Sylviana Abu Bakar berharap kain tenun khas Kota Kediri bisa dikenal dan digunakan masyarakat luas untuk pakaian sehari-hari. Wanita yang akrab disapa dengan Bunda Fey menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan Dhoho Street Fashion 3. Semoga acara tersebut bisa dinikmati masyarakat dan tahun depan, di Dhoho Street Fashion 4 akan menjadi lebih meriah lagi.

Siti Rukayah satu penggiat tenun ikat di Kota Kediri menyampaikan sejarah singkat tenun ikat Bandar Kidul kepada masyarakat. Awalnya tenun hanya berupa sarung goyor dengan motif lurik saja, mulai tahun 70an motifnya semakin beragam dengan adanya mesin menenun. Namun, hadirnya mesin tenun ini membuat khawatir penenun konvensional. "Kita coba cari ide dan mulai berkreasi membuat tenun yang tidak bisa dibuat dengan mesin dan Tenun Ikat Bandar Kidul inilah hasilnya. Semakin berkembangnya jaman, motif kita juga semakin dikreasikan agar produk kita bisa dinikmati masyarakat dengan nyaman," ujarnya.

Tidak lupa, apresiasi juga disampaikan Siti Rukayah kepada Pemerintah Kota Kediri. "Pemkot selalu memfasilitasi kita di berbagai pameran dimana saja sampai tenun ikat Bandar Kidul saat ini dikenal hingga luar negeri," ujarnya. Bahkan pada Februari 2018, Tenun Ikat Bandar Kidul akan dibawa pameran di Amerika. Selain Amerika, saat ini negeri sakura Jepang juga tengah melirik kreatifitas dari tenun ikat khas dari Kota Kediri ini. "Kita ditawari untuk ke Jepang dan mencoba membuat desain pakaian kimono menggunakan kain Tenun Ikat Bandar Kidul," ujar Siti Rukayah.

Hadir dalam acara ini Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah, Kapolresta Kediri Anthon Haryadi, Kajari Kota Kediri Martini, Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Sylviana Abu Bakar, OPD terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri dan Trenggalek, Penggiat Tenun Ikat Siti Rukayah dan masyarakat Kota Kediri.(bad/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>