Merakyat, Cucu Soekarno Menginap di Rumah Warga

Jumat, 09 Februari 2018  18:45

Merakyat, Cucu Soekarno Menginap di Rumah Warga

Mbak Puti saat berbincang-bincang dengan warga Desa Sugih Waras

Kediri (BM)- Meskipun keturunan dari Proklamator Bangsa Indonesia, Puti Guntur Soekrano (Mbak Puti)  ternyata orangnya sederhana dan merakyat.

Hal itu terlihat ketika Puti, Jumat (9/2) malam berkunjung ke Desa Sugihwaras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Dia cukup menginap di salah satu rumah warga dan berbincang-bincang dengan warga setempat. Mereka tampak akrab, tidak ada jarak diantara mereka.

Sebelum Puti datang ke Desa Sugih Waras,  warga setempat tampak antusias begitu mendengar terkait kedatangan cucu proklamator bangsa. Mereka rela menunggu berjam-jam  untuk bisa langsung bertemu dengan cucu proklamator bangsa.

Saat bertemu Puti banyak warga yang menyampaikan aspirasinya pada mbak Puti yang juga calon wakil Gubernur (wagub) Jatim. Mereka menaruh harapan kalau Puti jadi wagub,  Desa Sugih waras bisa di jadikan desa wisata. Pasalnya selain letaknya yang strategis juga banyak potensi yang ada di sana. Misalnya merupakan salah satu desa penghasil buah nanas.

Dengan dijadikan desa wisata otomatis bisa meningkatkan perekonomian warga. Mulai dari penjualan nanas yang meningkat hingga ramainya penginapan. “Alhamdulillah dengan nanas sedikit demi sedikit perekonomian kami bisa meningkat, tetapi masih perlu pelatihan dan marketing penjualan," kata Nanik, warga setempat.

Warga juga berharap agar akses ke wisata Gunung Kelud lebih mudah. Terutama terkait jalan yang kurang memadai untuk bisa sampai ke kawah Gunung Kelud. Mengingat  panorama kawah kelud juga merupakan salah satu yang bisa menarik wisatawan.” Saya berharap jalur ke kawah Gunung Kelud diperbaiki, supaya wisatawan bisa melihat ke kawah. Sebab kalau pengunjung banyak juga meningkatkan perekonomian warga,” Ujar Lestari salah satu warga lainya.

Menjawab keluhan warga, Puti akan berjanji kalau jadi wagub dirinya akan memenuhi permintaan warga. Pasalnya dia juga sudah menyiapkan program seribu desa wisata (Seribu Dewi). Yang mana akan melibatkan berbagai pihak. Diantaranya anak-anak muda yang mempunyai kreatifitas untuk bisa membangun desanya.

Dia juga menyarankan agar nanas yang ada di Desa Sugihwaras bisa di optimalkan lagi. Misalnya menjadikan nanas untuk diolah menjadi selai ataupun manisan. Dengan memberikan nilai tambah otomatis harga nanas lebih meningkat dibanding hanya menjual nanas apa adanya.. "Tentunya ada intervensi dari Pemprov Jatim dalam rangka packecing dan pemasarannya," ujar cucu proklamator kemerdekaan RI Soekarno ini.

Terpisah Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Sutrisno menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kediri memang tengah membangun infrastruktur wisata Gunung Kelud setelah mengalami kerusakan akibat erupsi. Tetapi, dalam pemulihan akses jalan menuju ke kawah masih belum rampung.(bad)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>