Saatnya Yang Muda Berkarya

Kamis, 08 Februari 2018  21:24

Saatnya Yang Muda Berkarya

Kades Manggis, Katiran, saat melantik perangkat desa

Kediri (BM)-Kepala Desa Manggis, Katiran, melantik lima orang perangkat desa. Salah satu diantaranya adalah Jaka Suryana. Didampingi Ria, sang istri, Jaka dilantik menjadi Kasun Margorejo. Raut bahagia terlihat dari wajah keduanya. Senyum pun terus mengembang ketika menerima ucapan selamat dari seluruh undangan yang menghadiri pelantikan.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini merasa senang berhasil menjadi Kasun, namun tak urung perasaan khawatir menghinggapinya. “Saya senang tapi sekarang ada sebuah amanah juga yang harus saya emban. Insha Allah saya akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Disinggung tentang persiapan mengikuti ujian perangkat desa, Jaka Suryana mengaku banyak belajar, termasuk mempelajari peraturan pemerintahan desa. Ia juga meminta restu orang tua dan mertua untuk mengikuti tahapan seleksi. “Alhamdulillah, doa restu dan dukungan dari keluarga juga lah yang mengantar saya sampai ke tahap ini,” terangnya.

Kedepan, pemberdayaan kawula muda menjadi salah satu prioritas Jaka dalam memimpin dusunnya. Mantan Ketua Karang Taruna ini berpendapat, lebih mudah untuk mengajak kaum muda untuk berubah dan belajar. Mereka pun harus terlibat aktif dalam pembangunan. “Anak tidak harus sama dengan orang tua. Kalau orang tua menjadi petani, anak tidak harus menjadi petani. Kalau bisa ada peningkatan,” lanjut Jaka. Menurutnya, ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejak kecil bapak satu anak ini bercita-cita menjadi seorang guru. Namun kondisi ekonomi menghentikan laju pendidikannya di bangku SMA. Untuk mencari nafkah, Jaka beternak ayam dan berkebun nanas. Kepada Tim Kominfo yang berkunjung ke rumahnya, Jaka menunjukkan kandang berisi 300 ekor ayam di belakang rumah. Pemasaran ayam-ayam tersebut ditangani oleh ibu Jaka yang melayani pemotongan ayam pesanan dari warga sekitar.

“Saya sangat bangga dan terharu anak saya menjadi Kasun. Betul-betul di luar dugaan. Saya berharap Jaka bisa membawa perubahan Dusun Margorejo ke arah yang lebih baik,” urai sang ibu. Ia pun menyambut positif seleksi perangkat desa yang berjalan murni dan terbuka. Dengan demikian, semua orang mempunyai kesempatan dan peluang yang sama untuk menjadi perangkat desa. “Penilaian murni dilakukan berdasarkan kemampuan, jadi orang seperti kami ini juga bisa mengikutinya,” lanjutnya.

Begitu juga Dewi Shofiatul Fitri, sosok ibu rumah tangga ini juga sukses dengan lolos menjadi Kasi Pelayanan di Kantor Desa Manggis. Lolosnya Dewi disambut baik oleh keluarga besar yang sangat bangga dengan prestasi yang diraih olehnya, terutama Sugiati sang ibu .

“Saya sangat bangga kepada Dewi karena telah mampu mengangkat martabat keluarga yang hanya seorang petani. Saya berharap apa yang mejadi tugasnya dapat diselesaikan dengan baik dan lancar serta selalu mengutamakan kejujuran dalam melayani masyarakat,” terang Sugiati.

Pada kesempatan yang sama, Dewi yang juga seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester 5 ini mengatakan tugas seorang perangkat desa itu tidak mudah, apalagi menjadi Kasi Pelayanan yang harus selalu bisa menjadi contoh dan melayani masyarakat dengan baik. “Semoga dengan ilmu yang saya miliki desa Manggis akan lebih baik lagi dan semakin maju,” harapnya. (Kom/bad)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>