Aliansi Petani Pertanyakan Manfaat Kartu Tani

Kamis, 11 Oktober 2018  15:03

Aliansi Petani Pertanyakan Manfaat Kartu Tani

Sarasehan Tani yang digelar Aliansi Petani Indonesia(API) Lamongan dengan tema mempertanyakan manfaat Kartu Tani

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Meski Kartu Tani telah digulirkan beberapa waktu oleh Pemerintah Pusat, namun masih ada sejumlah petani yang mempertanyakan kegunaan atau manfaat Kartu Tani  tersebut.

 

Kondisi ini diantaranya terungkap saat Sarasehan Tani yang digelar Aliansi Petani Indonesia(API) Lamongan dengan tema mempertanyakan manfaat Kartu Tani, Kamis(11/10) yang dilakukan Gedung Handayani Budi Luhur Lamongan.

 

“Kami menyakini niat pembuatan kartu tani sebenarnya baik. Namun  program Kartu Tani  tersebut belum dipahami atau dimengerti oleh seluruh petani di Kabupaten Lamongan” kata salah seorang peserta sarasehan, Salah satu peserta, Ahmad  Faiz.

 

Maka, lanjutnya, dibutuhkan pendampingan agar manfaat Kartu Tani bisa dirasakan petani secara maksimal.

 

“Maka sosialisasi harus dilakukan lebin intens lagi, serta perlunya pendampingkan dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa,” pinta Ahmad Faiz.

 

Di sisi lain, Sekjen Aliansi Petani Indonesia(API) Pusat, Nurudin, mengaku sering menerima pertanyaan para petani penerima kartu tani, utamanya terkait peruntukannya, apa untuk pemilik lahan atau juga petani penggarap.

 

“Saya tidak menyalahkan instansi apapun,  tapi faktanya memang masih ada petani yang belum mengataui  Kartu Tani” jelasnya.

 

Bukan hanya penerima, Nurudin  menilai, pendataan lahan juga dibutuhkan. Sehinga nantinya pupuk yang diberikan sesuai dengan luas lahan. Hal ini pun dapat mengantisipasi permainan pupuk di tingkat petani.

 

“Menjadi PR bersama. Perlu sosialisasi yang komprehensif di tingkat petani tentang kartu tani ini,” tutur Nurudin.

 

Sementara itu, Ketua API Lamongan, Musdakir, berharap kedepan petani Lamongan lebih sejahtera. 

 

 “Memang ada sisi positif dan negatifnya. Mudah-mudahan Kartu Tani ini bisa diterima dan manfaatnya bisa dirasakan betul oleh para petani,”ujarnya

 

Sedangkan secara terpisah, Kabag Humas dan Protokoler, Agus Hendrawan, menjelaskan manfaat Kartu Tani, diantaranya sebagai alat pembayaran non tunai yang sementara ini untuk pembelian pupuk bersubdisi.

 

“Dan diantara syarat agar petani untuk mendapat Kartu Tani adalah dari pendataan oleh Kelompok Tani, kemudian difalitasi oleh dinas terkait untuk penerbitanya” pungkas Agus, panggilan Agus Hendrawan. ()

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>