Dinkes Rujuk Ibu Ardi ke RS Jiwa Lawang

Rabu, 24 Juni 2018  14:57

Dinkes Rujuk Ibu Ardi ke RS Jiwa Lawang

Proses pemberangkatan ibunya Ardi, Fitri Maya Wulandari ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Radjiman Widyodiningrat di Lawang

Repoter: Komari

LAMONGAN (BM)-Ardi, seorang siswa Sekolah Dasar yang sempat memutuskan tidak berkolah untuk marawat ibunya yang tergolek lemas di tempat tidur karena lima tahun lalu mengalami kelumpuhan, kini mulai bisa bernafas gembira karena Fitri maya Wulandari, ibu Ardi dirujuk oleh Dinas Kesehatan Lamongan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Radjiman Widyodiningrat di Lawang, Kabupaten Lawang.

 

Fitri, panggilan Fitri maya Wulandari,   selama ini sudah mendapat fasilitas berobat jalan dari Puskesmas dan didampingi pemerintah desa setempat. Proses penyembuhannya selama ini terkendala karena tidak ada yang merawatnya di rumah.

 

Seperti disampaikan Kadinkes Taufiq Hidayat melalui Kabag Humas dan Protokol Agus Hendrawan, hasil diagnosis menunjukkan kondisi gangguan jiwa Fitri bisa diobati. Karena itu diputuskan untuk merujuk Fitri ke RSJ Dr Radjiman Widyodiningrat di Lawang untuk dirawat secara insentif.

 

Fitri baru dirujuk ke RSJ Lawang usai lebaran karena sesuai permintaan kerabatnya yang akan mengantarkan sampai ke Lawang.

 

“Ibu Fitri kami antarkan ke RSJ Lawang didampingi kerabatnya dan Tim Kesehatan Jiwa dari Puskesmas Kedungpring, Dinkes dan Kades Kedungrejo. In Sya Allah bisa dioabati,” kata  Kabag Humas dan Protokol Agus Hendrawan, kemarin.

 

Agus juga mengungkapkan, seluruh biaya pengobatan sudah ditanggung. Termasuk biaya akomodasi keluarga yang mengantarkan ke RSJ Lawang juga ditanggung Dinas Kesehatan Lamongan.

 

 “Dan untuk seluruh pembiayaan selama perawatan gratis. Sehingga keluarganya tidak akan terbebani. Karena kendalanya selama ini, tidak ada yang merawat Bu Fitri “ ungkap Agus menjelaskan.

 

Disebutkan sebelumnya, Tim khusus bentukan Pemkab Lamongan yang tugas awalnya untuk membebaskan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) rupanya masih terus bekerja.

 

Padahal Lamongan telah ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif dalam pelayanan kesehatan jiwa pada pasung. Inovasi ini juga membuat Pemkab Lamongan mendapat penghargaan dari Menteri Kesehatan RI.

Seperti diketahui Ardi, anak Fitri Maya Wulandari  merelakan dirinya tidak bersekolah hanya untuk merawat ibunya yang tergolek di tempat tidur karena mengalami kelumpuhan semenjak lima tahun lalu.

“Saya tidak tega meninggalkan ibu sendirian di rumah, karena ibu tidak bisa ambil makan dan minum sendiri. Ibu lumpuh” kata Ardiansyah lirih, saat itu.

Dulunya, tambahnya,  saya sempat bersekolah dan setiap jam istrirahat sekolah, saya pulang sebentar untuk memberi makan ibu. Tapi karena kasihan, akhirnya  memilih untuk menemani ibu di rumah.

Dan setelah dibujuk dan dirayu oleh sejumlah warga yang tergabung dalam Beramal dengan Ikhlas atau BERKAS, akhirnya Ardiansyah kembali bersekolah lagi demi massa depanya.  ()

 

 

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>