Disperindag Terus Lakukan Pantauan Harga Sembako

Kamis, 17 Mei 2018  13:04

Disperindag Terus Lakukan Pantauan Harga Sembako

Deretan pedagang daging ayam di Pasar Sidoharjo Lamongan

Reporter: Komari

LAMONGAN (BM)-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupatan Lamongan  terus melakukan pemantauan harga sembako di sejumlah pasar yang jadi rujukan warga di Kabupaten Lamongan. Pantuan tersebut untuk memastikan kelancaran suplai kebutuhan pokok agar harganya tetap stabil hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

 

“Hari pantuan tersebut kita akan mengetahui kondisi harga sembako. Misalnya adanya lonjakan harga beras, maka kita akan mengambil langka untuk kerjasama dangan pihak Bulog mengelar operasi pasar agar harga beras tersebut stabil kembali” kata Diperindag Kabupatan Lamongan, M.Zamroni, Kamis (17/5) siang.

 

Intinya, tegas Zamroni, pantuan di sejumlah pasar tersebut agar harga sembako tetap stabil sehingga masyarakat tidak terbebani. “Apalagi pada Bulan Ramadhan seperti saat ini hingga menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri pengeluaran masyarakat untuk memenuhi kebutuhan keluarga tidak sedikit” jalasnya.

 

Menurut Zamroni, pada awal Ramadhan ini, secara umum harga sembako stabil. Misalnya harga tidak mengalami kenaikan jika dibanding dengan harga  minggu lalu.

 

“Pada minggu lalu dan saat ini, harga beras kualitas medium harganya Rp 10 ribu perkilogram, sedangkan beras kualitas super harganya Rp 10 ribu” ungkap Zamroni yang menyebutkan kondisi serupa juha terjadi pada harga gula, yakni Rp 10 ribu perkilogram.

 

Menurut pedagang di Pasar Sidoharjo Lamongan, harga kebutuhan yang mengalami memasuki Bulan Ramadhan ini adalah harga daging ayam dan telur ayam.

 

“Sejak beberapa hari menjelang masuknya Bulan Puasa, harga daging ayam Kampung mencapai Rp 70 ribu perkilo, padahal sebelumnya berkisar Rp 65 ribu perkilo. Sedangkan daging  ayam ras saat ini mencapai Rp 36 ribu, sebelumnya berkisar Rp 30 ribu perkilo” kata salah seorang pedagang ayam, Khusnul Khotimah.

 

Kondisi ini, tambah Khusnul Khotimah, membuat pembeli menurut sehingga 50 persen. “Kita tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga ayam ini tapi hampir setiap menjelang Bulan Ramadhan mengalami kenaikan” terang Khusnul, panggilan Khusnul Khotimah. ()

 

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>