Dorong Kreatifitas Warga, Desa Pucang Telu Gelar Pelatihan Mengolah Kelapa Jadi Kripik
Narasumber Pada Pelatihan Pelatihan Kewirausahaan Mengolah Kelapa Menjadi Kripik Di Desa Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah, Lamongan
By: komari
13 Jan 2020 15:43
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Pemerintah Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah, Lamongan menggelar pelatihan kewirausahaan mengolah kelapa menjadi kripik. Hal ini dilakukan untuk mendorong agar warga semakin kreatif untuk tingkatkan perekonomianya.

“Ini merupakan langkah awal kami bersama masyarakat untuk mendongkrak perekonomian warga Desa Pucangtelu. Makanya kami menggelar pelatihan pembuatan kripik berbahan dasar kelapa” kata Kepala Desa Pucangtelu, Kaseran. 

Menurutnya adanya produk olahan rumah yang ditelah dilakukan salah satu warga , yakni Aswatin, bisa menjadi motivasi pemuda Desa Pucangtelu belajar dan mampu  mengembangkan.

“Paling tidak, kami harap pelatihan ini bisa membuka peluang dan lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat. Sehingga mengurangi angka pengangguran di Desa Pucangtelu" tegasnya.

Sementara itu. Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Kalitengah, Sukri  menegaskan dalam setiap usaha yang dikelolah atau setiap usaha mikro kecil wajib memiliki Izin Usaha Mikro Kecil.

" Adanya UMK maka akan dapat memudahkan proses pendataan usaha dari pemerintah desa hingga pemerintah pusat pemantauan perkembangan usaha sehingga pemerintah yang berwenang bisa mengambil langkah dan kebijakan yang tepat bagi para pelaku” ujar Sukri. 

Sedangkan, lanjut Sukri, agar para peserta pelatihan bersungguh-sungguh menyerap ilmu yang diberikan oleh para narasumber.

"Manfaatkan pelatihan secara optimal, dan sharing info yang didapat dari pelatihan kepada pelaku usaha lain atau masyarakat yang berkepentingan. Karena memulai dan mengembangkan usaha tentunya sangat membutuhkan kebersamaan", tandasnya. 

Sementara, Aswatin selaku Pengusaha Kripik Kelapa asli Desa Pucang Telu Kecamatan Kalitengah dengan varian rasa manis dan asin mengatakan, sebenarnya untuk melakukan ini terlalu simple tapi butuh ketelatenan karena namanya usaha pasti banyak kendala baik dari segi produk maun saat penjualan.

"Dikatakan simple karena bahan dasar yang kita gunakan mudah di dapat di pasar. Contohnya Kelapa, alat potong kelapa jadi mudah sekali kita membuatnya yang terpenting kemauan” pungkasnya. ()


Create Account



Log In Your Account