Jabat Dua Kali, Tidak Bisa Jadi PPK Pemilu 2019

Selasa, 20 Februari 2018  18:00

Jabat Dua Kali, Tidak Bisa Jadi PPK Pemilu 2019

KPU Lamongan gelar Sosialisasi Pembentukan Badan Adhoc Pemilu 2019 yang dihadiri Ketua dan anggota (PPK) se-Lamongan .

Repoter: Komari

LAMONGAN (BM)- Divisi SDM dan Parmas KPU Lamongan, MH Fatkhur Rohman menegaskan Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah menjabat dua periode tidak dapat menjadi PPK pada Pemilu 2019 mendatang.

 

“Anggota PPK dan PPS yang telah dua periode, secara otomatis tidak memenuhi syarat untuk menjadi anggota PPK dan PPS pada Pemilu 2019 mendatang ” kata MH Fatkhur Rohman, Selasa (20/2) siang.

 

Dan, tegasnya,  jika tidak terpenuhinya anggota PPK dan PPS karena sudah menjabat dua kali periode, KPU Kabupaten Lamongan dapat berkoordinasi dengan lembaga pendidikan atau tenaga pendidik untuk memenuhi kebutuhan PPK. “Kondisi serupa juga berlaku untuk PPS” tegas Fathur, panggilan MH Fatkhur Rohman.

 

Fathur memaparkan periode yang dimaksud yaitu menjabat sebagai anggota PPK dan PPS pada pemilihan atau pemilu,  yaitu periode pertama tahun 2004-2008, periode kedua, 2009-2013, dan periode ketiga 2014-2018.

 

“Dan untuk Pemilu 2019 mendatang  jumlah personil PPK sebanyak 3 orang tidak lagi 5 orang, sesuai denganSK KPU RI Nomor: 31/ PP.05-Kpt/03/KPU/I/2018 dan mengacu UU 7 Tahun 2017 dipasal 173” jelasnya.

 

Sebagai upaya sosialisasi hal tersebut, KPU Lamongan mengundang seluruh Ketua dan anggota  (PPK) se-Kabupaten Lamongan dalam acara Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI Nomor 3 Tahun 2018 dan SK KPU RI Nomor: 31/ PP.05-Kpt/03/KPU/I/2018 tentang Pembentukan dan Tata Kerja PPK, Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Penyelenggaraan Pemilu.

 

Dalam kegiatan tersebut juga disinggung terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK) Pilgub 2018. Pemasangan di Kecamatan akan melakukan koordinasi dengan PPK, dan pemasangan APK di desa akan berkoordinasi dengan PPS untuk penentuan lokasi pemasangan alat peraga kampanye yang kedepannya akan dicetak oleh KPU.  "Sampai hari ini kita juga masih menunggu petunjuk teknis untuk pemenuhan" pungkas Fathur . ()

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>