Kajari Tegaskan Penanganan Dugaan Korupsi Infokom Berlanjut

Senin, 19 Agustus 2018  15:19

Kajari Tegaskan Penanganan Dugaan Korupsi Infokom Berlanjut

Kajari Lamongan Diah Yuliastuti (tengah) saat di Pendopo Pemkab Lamongan.

Reporter : Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Kejaksaan Negeri Lamongan menegaskan  penanganan kasus dugaan korupsi di Dinas Infokom Lamongan terus berlanjut. Buktinya sejumlah pihak dimintai keterangan untuk untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di dinas yang  sebelumnya bernama Kantor Pengelolahan Data Elektronik (KPDE) tersebut.

Menurut Kajari Lamongan,  Diah Yuliastuti, beberapa hari lalu institusi yang dipimpinya memintai keterangan pihak  Bank Mandiri dan sebelumnya telah memintai keterangan dari pihak dari Dinas Infokom sendiri.

“Kita memanggil dan memintai keterangan diantaranya dari pihak Bank Mandiri. Itu semua kita lakukan untuk menuntaskan dugaan tersebut” kataDiah Yuliastuti kemarin pada beritametro.

Di sisi lain,  Kabag Hukum Pemkab Lamongan, Joko Nursyianto,  pada sejumlah awak media, menjelaskan tidak akan melakukan pendampingan hukum karena selama ini belum ada yang meminta bantuan atau pendampingan hukum terkait itu.

 

“Salah satu staf pernah konsultasi terkait bagaimana kalau jadi saksi, itupun melalui telepon” kata Joko Nursyianto yang juga menegaskan dalam kasus pidana, termasuk Korupsi,  pihaknya tidak otomatis melakukan pendampingan jika tidak ada permintaan dari yang bersangkutan.

Seperti diketahui beberapa lalu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lamongan, Dino Kriesmiardi juga mengungkapkan telah memintai keterangan 6 pihak dalam penanganan kasus ini. Diantarannya  yang dimintai keterangan tersebut dari pihak  Bagian Keuangan dan Aset Daerah Lamongan.

“Kita sudah memeriksa sebanyak 6 saksi, diantaranya dari pihak Kantor Infokom Lamongan dan dari Bagian Keuangan dan Aset Daerah Lamongan” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lamongan, Dino Kriesmiardi MH saat didampingi Kasubsi Penyidikan, Rudi Kurniawan, saat itu.

Dino, panggilan  Dino Kriesmiardi, juga menegaskan setelah seluruh saksi dimintai keterangan maka langka selanjutnya adalah gelar perkara. Dan dari gelar perkara inilah akan muncul tersangka.

 

“Dalam beberapa hari ini kita juga akan memintai keterangan pihak Telkom dan Bank Mandiri. Intinya  kita akan menuntaskan kasus ini agar cepat   beres kemudian kita limpahkan ke Pengadilan untuk digelar persidangan”  ungkap Dino saat itu juga. ()

 

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>