Komisi D Desak Insentif GuruNgaji,GuruMadin,Takmir Dicairkan

Senin, 23 Juli 2018  15:43

Komisi D Desak Insentif GuruNgaji,GuruMadin,Takmir Dicairkan

Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Ali Mahfudl

Reporter; Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan mendesak agar  Pemkab setempat  segera mencairkan insentif guru ngaji, Guru  Madin, dan  takmir masjid.

 

“Biasanya insentif tersebut diberikan di akhir bulan ramadhan, tapi  kok sampai sekarang belum cair. Maka untuk itu kami berharap agar insentif tersebut segera dicairkan” kata Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Ali Mahfudl, Senini (23/7) sore.

 

Sebenarnya, lanjut Ali Mahfudl, banyak pengaduan yang disampaikan sejumlah pihak terkait belum cairnya insentif tersebut.

 

“Kalau tidak segera dicairkan akan kami panggil instansi terkait untuk kita evaluasi anggaranya” tegas Ali Mahfudl yang menjelaskan belum cairnya insentif tersebut membuat ribuan guru ngaji dan ta'mir masjid harus bersabar karena insentif tahunan atau Tunjangan Hari Raya(THR) yang seharusnya diberikan menjelang lebaran idul fitri bulan Juni lalu hingga kini masih belum dicairkan.

 

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Setda Pemkab Lamongan, Farah Damayanti pada sejumlah awak media mengatkan insentif sektor keagamaan tersebut belum bisa dicairkan karena masih menunggu berkas dari kecamatan.

 

 "Belum bisa dicairkan, karena berkasnya belum lengkap dan menunggu masih ada lima kecamatan yang belum setor data ke Kesmas, " ungkapnya beberapa hari lalu.

 

Menurutnya sektor keagamaan yang mendapatkan insentif tahunan dari Pemkab Lamongan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) itu meliputi Takmir Masjid, sebanyak 2050 orang, Guru Ngaji sebanyak 12.500 orang, Imam Mushola sebanyak 4800 orang, Moden sebanyak 2250 orang dan Pengasuh Pondok Pesantren sebanyak 370 orang. 

"Sebenarnya diterimakan kepada yang bersangkutan(Penerima) menjelang lebaran kemarin,Karena polanya berbeda dengan tahun sebelumnya. Kini langsung ditransfer oleh Pihak Bank Jatim kepada rekening penerima. Mungkin ini yang menjadi kendala sehingga berkasnya belum dikirim oleh pihak Kecamatan masing-masing," pungkas Farah saat itu. ()

 

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>