KPU Jatim Sebut Surat Suara yang Rusak Akan Dibakar

Kamis, 21 Juni 2018  16:29

KPU Jatim Sebut Surat Suara yang Rusak Akan Dibakar

Suasana Simulasi Pilgub yang digelar KPU Jatim di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro-Lamongan

Repoter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito, menegaskan seluruh kertas surat suara yang rusak dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur akan dibakar.

“Kemarin itu memang ada kerusakan surat suara rusak dari sejumlah KPU Kota atau Kabupaten, tapi sudah kita ganti. Dan yang rusak akan kita musnahkan malam sebelum hari H pelaksanaan pemilihan” kata Eko Sasmito,  Kamis (21/6) siang saat di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Lamongan.

Langka tersebut, tegas Eko, panggilan Eko Sasmito, sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku serta untuk mencegah penyalagunaan surat suara yang rusak tersebut.

Sedangkan untuk persiapan di Jawa Timur secara keseluruhan, menurut Eko tidak ada persoalan yang berarti. Hanya saja ada beberapa persoalan terkait distribusi logistik, itu terjadi di daerah Sumenep. 

"Sumenep ini punya daerah kepulauan, dan baru tadi pagi kita bisa kirim ke masalembu, karena kemarin kapal tidak ada yang kesana. Tapi ke pulau lain sudah dilakukan kemarin. Untuk Masalembu dan Bawean ini kan berada di laut lepas, jadi agak jauh, sementara dari bmkg saat-saat ini ada kemungkinan ombak agak tinggi" terang Eko.

Kedatangan Eko Sasmito dan sejumlah Tim KPU Jatim  ke Desa Tenggulun Solokuro sendiri dalam rangka  melakukan simulasi Pilgub Jatim di kampong mantan Teroris Bom Bali 1 Amrozi cs.

Menurutnya Desa Tenggulun ini ada beberapa hal yang menarik, pertama penduduknya banyak yang menjadi TKI,  kedua ini merupakan daerah  pertanian.

“Dan  yang ketiga Tenggulun ini kan sering disorot karena beberapa kali terlibat kasus terorisme. Sehingga menurut kami sangat cocok untuk digelar simulasi Pilgub” teranganya.

 

Di sisi lain, mantan Napi Terori  Ali Fauzi yang turut mengikuti simulasi Pilgub tersebut mengapresiasi kepada KPU Jatim karena  telah mempercayakan kepada Desa Tenggulun untuk menjadi tempat simulasi. 

"Saya ingin menjadi warga negara yang baik, tentu akan saya buktikan dengan ikut andil dalam pilgub kali ini. Harapan saya, mari kita gunakan hak pilih kita,  jangan ada yang golput karena Pilgub tahun ini menentukan pemimpin untuk massa depan jatim lima tahun ke depan” tegas Ali Fauzi yang juga Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian itu. (kom)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>