Parpol Inginkan Perubahan Dapil

Rabu, 11 Februari 2018  23:28

Parpol Inginkan Perubahan Dapil

Uji Publik Penyusunan Usulan Daerah Pemilihan DPRD Kabupaten Lamongan Pada Pemilu 2019

 LAMONGAN(BM)-Sebagian besar partai (parpol) di Kabupaten Lamongan berkeinginan adanya pemekaran Daerah Pemilihan atau Dapil dalam pemilu 2019 mendatang. Kondisi ini terlihat saat Uji Publik Penyusunan Usulan Daerah Pemilihan DPRD Kabupaten Lamongan pada Pemilu 2019 yang digelar KPU Kabupaten Lamongan pekan kemarin.

Menurut Komisioner KPU Lamongan Divisi Teknis, Nur Salam dari 15 parpol yang hadir dalam Uji Publik Penyusunan Usulan Daerah Pemilihan DPRD Kabupaten Lamongan pada Pemilu 2019 di Grand Mahkota terdapat 10 parpol yang menginginkan pemekaran Dapil.

 “Dalam uji publik tersebut ada dua partai yaitu Golkar dan PSI yang mengingingkan sebelumnya 5 dapil  menjadi 6 Dapil. Sedangkan yang menginginkan menjadi 7 Dapil diantaranya Partai Garuda, Berkarya, PBB, Hanura, PAN, PDI P, Gerinda, Demokrat,” kata Nur Salam.

 Menurutnya, saat melakukan uji publik terkait penyusunan Dapil untuk Pemilihan di Tahun 2019 itu, KPU Lamongan mengusulkan tiga opsi, yakni 5 Dapil, 6 Dapil dan 7 Dapil, kemudian KPU Lamongan meminta tanggapan dari semua parpol.  “Dari 15 parpol yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan usulan maupun tanggapan atas opsi tersebut. Selain dihadiri parpol, uji publik juga dihadiri tokoh masyarakat, Ormas, Pemerintah Daerah, Akdemik dan beberapa pihak lainnya. Semuanya kami beri kesempatan untuk berbicara,” ungkap Nur Salam. Dari 3 opsi itu, tambah Nur Salam memilki tanggapan yang bervariasi dari masing-masing partai politik.  Untuk 5 Dapil ada lima parpol yang setuju yaitu PKB, Perindo, PPP, PKS, Nasdem.   

 Kemudian, lanjutnya yang memilih untuk menjadi 6 Dapil ada dua partai yaitu Golkar dan PSI. Dan yang 7 Dapil ada Garuda, Berkarya, PBB, Hanura, PAN, PDI P, Gerinda, Demokrat.

 Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, Reso Supranoto, menyebutkan  pemekaran Dapil perlu dilakukan. “Karena dapat berdampak terhadap efektifitas anggota DPRD. Semakin sedikit cakupan penduduk akan memaksimalkan kinerja DPRD dan kinerja dengan cakupan wilayah yang ideal akan lebih efektif dalam menyerap aspirasi rakyat,  sehingga PDI Perjuangan memilih untuk menjadi 7 Dapil,” kata Reso Supranoto menegaskan.

 Hal yang sama disampaikan Zanwar, perwakilan dari partai Demokrat yang menginginkan ada perubahan Dapil yakni menjadi 7 Dapil. “Dari Jumlah DPT (Daftar Pemilihan Tetap) dan letak geografis kecamatan maka menambah Dapil jadi 7 Dapil,” terangnya. Demikian juga dikatakan oleh Adip Wijaya perwakilan dari partai Golkar  bahawa harus adanya pembaharuan yakni dengan adanya penambahan Dapil, meski secara Partai Golkar tidak berani merubah secraa ekstrim karena takut berpengaruh kepada masyarakat

 “Oleh karena itu kita mengusulkan agar sebelumnya 5 dapil menjadi  6 Dapil,”  tegas  Adip Wijaya. Usulan dan tanggapan  dari berbagai parpol di uji publik  tersebut, selanjutnya  akan dilaporkan ke KPU Jawa Timur dan  akan dipresentasikan ke KPU RI untuk mengambil keputusan. (kom/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>