Pemkab Terus Tekan Jumlah Pernikahan Usia Dini

Selasa, 13 Februari 2018  17:11

Pemkab Terus Tekan Jumlah Pernikahan Usia Dini

Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lamongan terus berupaya cegah pernikahan dini.


Reporter:Komari

LAMONGAN (BM)-Pernikahan usia dini di Kabupaten Lamongan masih tergolong tinggi, meski setiap tahunya mengalami penurunanan. Di tahun 2017 lalu  pasangan nikah dini di Lamongan sebanyak 10 ribu pasang. Kondisi itu membuat pemkab setempat melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  terus melakukan upaya untuk menekan jumlah pernikahan dini tersebut.


“Ada beberapa faktor yang menyebabkan angka pernikahan usia dini di Lamongan masih tinggi, diantaranya karena faktor tingkat pendidikan, budaya nikah usia muda serta akibat dampak dari  pergaulan” kata Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan, Hamdani Azhari pada awak media, Selasa (13/2) siang.


Menurutnya, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan, terus melakukan upaya agar jumlah pernikahan dini tersebut semakin menurun.


“Di tahun 2018 ini kami berharap adanya penurunan jumlah masyarakat Lamongan yang melakukan pernikahan dini, yakni hanya berkisar 8 ribu pasangan” terang Hamdani Azhari.


Sebenarnya, tegas Hamdani, panggilan Hamdani Azhari,  penurunan jumlah pernikahan dini di Lamongan terjadi beberapa tahun terakhir. Di Tahun 2015  tingkat pernikahan dini mencapai 13 ribu pasangan,  di Tahun 2016 mengalami  penurunan menjadi 12 ribu pasangan dan di Tahun  2017 juga mengalami penurunan menjadi 10 ribu pasang.


“Diantara upaya kami untuk menekan jumlah penikahan dini tersebut dengan Program Kampung KB. Konsep Kampung KB ini bertujuan selain menekan jumlah pertumbuhan penduduk  juga mencegah pernikahan usia dini” kata Hamdani .
 Di sisi lain Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan  FOKAL IMM Lamongan, Khumaida menyebutkan, masyarakat juga memiliki peranan penting dalam penanggulangan pernikahan dini tersebut.


“Masyarakat harus menyiapkan generasi penerus yang berkualitas dari pasangan pernikahan usia yang matang untuk mewujudkan kesejahteraan. Peranan inilah yang paling signifikan dalam mencegah pernikahan dini” ungkap Ida, panggilan Khumaida serius. 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>