Pertanian Jagung Modern Terus Dikembangkan

Rabu, 11 Juli 2018  15:06

Pertanian Jagung Modern Terus Dikembangkan

Bupati Fadeli memberi apreasisi pada Kelompok Tani Jagung Modern

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Pertanian Jagung yang dikelola secara modern di Kabupaten Lamongan terus dilakukan penataan. Selain menggenjot hasil produksi dengan memperluas lahan, Pemkab Lamongan saat ini juga mencarikan produsen besar yang mampu membeli Jagung petani Lamongan dalam jumlah yang besar.

 

Menurut Bupati Lamongan, Fadeli, indikasi bakal melimpahnya jagung Lamongan sudah mulai terlihat ketika produksi tahun 2017 mencapai 571.080 ton. Naik signifikan dari produksi tahun 2016 yang sebesar 372.162 ton.

 

“Pengembangan pengelolahan tanaman Jagung modern terus ditingkatkan, bahkan hasilnya banyak yang diatas target. Seperti untuk produktivitas yang ditargetkan sebesar 9 ton perhektare di Tahun 2018, sampai dengan Maret ini telah terealisasi sebesar 9,4 ton per hektare” kata Fadeli, Rabu (11/7) saat Sarasehan Program Pengembangan Jagung Modern di Pendopo Lokatantra.

 

Over target ini, jelasnya,  juga terjadi di tahun 2017. Saat  produktivitas tercapai 8,3 ton per hektare. Padahal target sebesar 7,7 ton di 2017 sudah dianggap cukup tinggi, karena sebelumnya belum pernah menyentuh angka 6 ton per hektare.

 

“Karena itu Pemkab Lamongan kini mulai menata sektor hulu, terkait pemasaran produk jagung. Salh satunya mengikat kerjasama dengan PT Esa Sarwaguna Adinata tentang Pembelian Jagung Petani di Kabupaten Lamongan” ungkapnya.

 

PT Esa Sarwaguna Adinata saat penandatanganan MoU pembelian jagung itu diwakili langsung oleh direktur perusahaan, Fernando. Perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan jagung ini sudah mulai beroperasi sejak akhir tahun 2017.

 

Dalam kesepakatan itu, perusahaan yang berlokasi di Desa Tlogoretno Kecamatan Brondong tersebut sanggup membeli jagung petani Lamongan. Disebutkan kemudian oleh Bupati Fadeli, PT Esa Sarwaguna Adinata membutuhkan 1.000 ton jagung perhari untuk memproduksi pakan.

 

“Produktivitas jagung Lamongan sangat tinggi, karena itu Pemkab Lamongan juga harus menyiapkan, dibawa kemana jagung tesebut, “ ujar Fadeli yang juga menjelaskan PT Esa Sarwaguna Adinata telah dijinkan untuk dibangun di Lamongan, dan mereka juga melihat potensi yang ada di Lamongan.

Bupati Fadeli juga memberikan apresiasi kepada kelompok tani (Poktan) dan UPT Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) dengan pengembangan kawasan pertanian jagung modern terbaik.

 

Poktan tersebut antara lain Perdana dari Desa Banyubang Kecamatan Solokuro, Sri Sadono Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong, Jaya Makmur Desa Bulubrangsi Kecamatan Laren, dan Krido Manunggal Desa Ngimbang Kecamatan Ngimbang.

 

Kemudian Glugurejo Desa Mantup Kecamatan Mantup dan Poktan Rekso Mulyo Lebak Desa Mojorejo Kecamatan Modo beserta masing-masing UPT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikulturanya.

 

Di sisi lain, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) Jatim,  Chendy Tafa memberikan apresiasi kepada Bupati Fadeli terkait pemberian penghargaan kepada poktan dan UPT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.

 

“Baru saya lihat pertama kali ini, seorang bupati memberikan apresiasi dan reward kepada para kelompok tani dan UPT Dinas TPHP terkait keberhasilan pengembangan kawasan jagung di daerahnya” aku Chendy Tafa.

 

Diharapkan pemberian apresasi tersebut mampu  memotivasi bagi para Kelompok Tani lainya  untuk melakukan yang terbaik bagi kawasan pertaniannya. ()

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>